UTBK-SNBT 2026 Dimulai 21 April Fokus pada Tes Potensi Skolastik

Panitia SNPMB menjadwalkan pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 pada 21 hingga 30 April 2026 dengan materi utama Tes Potensi Skolastik.

Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) menjadwalkan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 mulai Selasa, 21 April hingga 30 April 2026 di berbagai Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia.

Dilansir dari Medcom, seleksi ini menggunakan skor hasil ujian sebagai parameter utama penerimaan mahasiswa baru di PTN Akademik maupun Vokasi. Pelaksanaan ujian akan berlangsung dalam satu gelombang selama sepuluh hari dengan pembagian dua sesi setiap harinya.

Materi ujian tahun 2026 terbagi menjadi dua kelompok besar, yakni Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Literasi. Subtes TPS mencakup Penalaran Umum, Pengetahuan dan Pemahaman Umum, Pemahaman Bacaan dan Menulis (KMBM), serta Pengetahuan Kuantitatif.

Sementara itu, Tes Literasi akan menguji kemampuan peserta dalam Literasi Bahasa Indonesia, Literasi Bahasa Inggris, dan Penalaran Matematika. KMBM menjadi aspek krusial karena mengukur kelancaran membaca dan keterampilan mengekspresikan pikiran melalui tulisan.

Terkait teknis administrasi, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama memberikan keterangan mengenai penggunaan instrumen pendukung dokumen dalam masa transisi. "Di dalam UU No. 10 itu diberikan masa transisi juga, jadi materai yang Rp3.000 dan Rp6.000 itu masih bisa dipakai selama setahun ke depan," ujar Hestu Yoga Saksama.

Berdasarkan lini masa resmi, registrasi akun SNPMB bagi siswa telah dibuka sejak 12 Januari dan akan berakhir pada 7 April 2026. Peserta diwajibkan melakukan pendaftaran pada rentang waktu 25 Maret hingga 7 April 2026 sebelum mengunduh kartu peserta pada 11-15 April 2026.

Hasil seleksi SNBT dijadwalkan akan diumumkan pada 25 Mei 2026. Peserta yang dinyatakan lolos dapat mengunduh sertifikat UTBK mulai 2 Juni hingga 31 Juli 2026 untuk keperluan daftar ulang di masing-masing universitas tujuan.

Recommended