Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan performa menjanjikan selama dua sesi tes pramusim Moto3 2026. Ia mengakhiri sesi pengujian di Sirkuit Portimão, Portugal, dan Sirkuit Jerez, Spanyol, dengan hasil positif yang meningkatkan motivasinya.
Veda, yang memperkuat Honda Team Asia, berhasil menempati posisi ke-17 pada tes di Jerez dengan catatan waktu terbaik 1 menit 44,968 detik. Posisi ini menunjukkan bahwa ia tidak terpaut jauh dari para pembalap terdepan di kelas Moto3 2026. Pencapaian ini menjadi modal penting baginya menjelang seri pertama Moto3 2026 yang akan digelar di Sirkuit Buriram, Thailand, pada 27 Februari hingga 1 Maret mendatang.
Veda Ega Pratama mengakui bahwa masih banyak aspek yang perlu ia tingkatkan, terutama dalam gaya berkendaranya. Namun, ia merasa puas dengan kemajuannya selama tes pramusim, seperti yang dilansir dari Bola.
"Tentu saja masih banyak yang bisa saya tingkatkan, terutama dari sisi berkendara saya, tetapi itu normal," ungkap Veda. "Saya menyelesaikan tes mendekati waktu tercepat dan itu memberi saya motivasi. Saya merasa siap untuk Thailand dan bersemangat untuk memulai musim pertama saya."
Pembalap binaan PT Astra Honda Motor ini juga merasakan bahwa tes dua hari di Jerez berjalan sangat positif. Ia berhasil melahap banyak putaran, yang sangat penting untuk memahami karakteristik motor dengan lebih baik.
Hiroshi Aoyama, Manajer Honda Team Asia, turut mengomentari performa kedua pembalapnya, Veda Ega Pratama dan Zen Mitani. Ia menyebutkan bahwa keduanya mampu menyelesaikan banyak lap selama tes di Jerez.
"Kami melakukan banyak putaran di Jerez, sekitar 150 lap untuk setiap pembalap, jadi itu sangat penting bagi kami. Kami mencoba banyak hal dengan setelan motor dan saya pikir kami sedikit meningkat," tutur Aoyama. Meskipun menghadapi kendala cuaca yang kurang beruntung di Portugal dan Jerez, tim berhasil melakukan persiapan yang diperlukan sebelum musim dimulai. Ia menambahkan bahwa sebagai pembalap rookie, Veda dan Mitani masih membutuhkan waktu serta pengalaman lebih banyak dengan motor.
Rekor Apik Veda di Jerez dan Persaingan dengan Rookie Lain
Sirkuit Jerez memiliki kenangan manis bagi Veda Ega Pratama. Ia pernah meraih podium ketiga pada Race 1 Red Bull Rookies Cup 2025 di sirkuit tersebut, meskipun memulai balapan dari posisi ke-15. Keberhasilannya saat itu berkat start yang luar biasa, melesat ke urutan tiga hanya dalam lap pertama.
Di Moto3 Spanyol 2026 mendatang, Veda Ega Pratama akan kembali berhadapan dengan rival lamanya dari Red Bull Rookies Cup, Hakim Danish dan Brian Uriarte. Veda menunjukkan dominasi yang mengesankan di awal musim 2026 dengan menembus Q2 secara otomatis di tiga seri beruntun. Ia berhasil finis kelima di Thailand dan meraih podium ketiga di Brasil.
Veda tercatat sebagai satu-satunya rookie yang mampu lolos Q2 tiga kali berturut-turut. Ini menunjukkan konsistensinya di berbagai kondisi cuaca dan sirkuit. Menurut Priangan Insider, data telemetri menunjukkan mid-corner speed Veda yang luar biasa, bahkan membuat teknisi MotoGP terheran-heran. Ini menjadi kunci dominasinya, terutama mengingat motor Honda NSF250RW yang kurang bertenaga dibandingkan KTM RC250 milik rivalnya.
Sementara itu, Hakim Danish memiliki pengalaman yang lebih panjang di Sirkuit Jerez. Pembalap Malaysia ini telah berkompetisi di berbagai ajang junior di Jerez sejak 2021, mencatat empat podium dari 16 balapan. Danish menunjukkan kebangkitan dengan meraih tiga poin di GP Amerika setelah start dari posisi paling belakang.
Meski mengalami kecelakaan di Moto3 Amerika, Veda Ega Pratama masih menjadi salah satu rookie paling disorot. Dengan rekor positif di Jerez pada ajang sebelumnya, ia memiliki peluang besar untuk kembali meraih hasil impresif di Moto3 Spanyol 2026 pada 24-26 April mendatang.