Sonny Stevens Gagalkan Penalti Persijap Jepara di Menit Akhir

Kiper Dewa United Sonny Stevens melakukan aksi heroik menepis penalti dan bola rebound untuk mengamankan kemenangan 1-0 atas Persijap Jepara.

Penjaga gawang Dewa United, Sonny Stevens, menggagalkan eksekusi penalti dramatis pada masa injury time untuk memastikan kemenangan timnya 1-0 atas Persijap Jepara di Banten International Stadium, Serang, pada Rabu (29/4/2026) malam.

Gol semata wayang dalam laga pekan ke-30 ini dicetak oleh Alex Martins melalui titik putih, namun aksi penyelamatan ganda Stevens di penghujung laga menjadi penentu raihan tiga poin bagi tuan rumah.

Dilansir dari Bola, wasit memberikan hadiah penalti kepada Persijap setelah bek Nick Kuipers melakukan pelanggaran terhadap Borja Herrera di dalam kotak terlarang saat pertandingan memasuki menit-menit akhir.

Sonny Stevens berhasil membaca arah tendangan kaki kanan striker Persijap, Carlos Franca, dan menepis bola yang mengarah ke sisi kiri, sebelum kembali menghalau sontekan rebound dari pemain yang sama.

Penyelamatan beruntun tersebut diakhiri dengan tangkapan bola tepat di garis gawang, yang sekaligus memutus tren delapan pertandingan tidak terkalahkan milik Laskar Kalinyamat.

"Bagi seorang penjaga gawang, menjadi sosok penting di momen akhir pertandingan adalah sebuah impian. Dengan penyelamatan penalti dan penyelamatan beruntun yang saya lakukan, saya merasa sangat senang," kata Sonny Stevens, Kiper Dewa United.

Meski mengamankan kemenangan, Stevens mengakui bahwa performa tim berjuluk Banten Warriors tersebut belum maksimal karena sering berada di bawah tekanan tim tamu, terutama pada babak kedua.

Hasil ini memperpanjang catatan positif Dewa United yang tidak terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir, termasuk kemenangan atas Madura United dan hasil imbang kontra Persib Bandung.

Tambahan tiga poin membawa Dewa United kini menempati peringkat ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 47 poin dari 30 pertandingan yang telah dijalani.

Sepanjang musim ini, Sonny Stevens tercatat selalu tampil dalam 30 laga sebagai pilihan utama di bawah mistar gawang dengan catatan delapan kali nirbobol dan kebobolan 35 gol.

Recommended