Liga Inggris menarik perhatian banyak pemain sepak bola dunia. Meski banyak yang bersinar di sana, tak sedikit pula yang justru berkembang pesat setelah meninggalkan kompetisi tersebut.
Michael Olise adalah contoh terbaru pemain yang makin gemilang setelah keluar dari Liga Inggris. Sebelumnya, ada beberapa nama besar yang mampu meningkatkan level permainan mereka setelah pindah liga.
Berikut adalah daftar pemain yang kariernya menanjak setelah meninggalkan Liga Inggris:
1. Scott McTominay
McTominay bisa dibilang sebagai salah satu ekspor terbesar Inggris, terutama jika diukur dari dampak budayanya di klub baru. Kepindahannya ke Napoli menghidupkan kembali kariernya, bahkan ia menjadi bintang dalam keberhasilan Napoli meraih gelar liga musim lalu.
Sebuah mural bergambar dirinya bahkan dilukis di jalanan kota, bersebelahan dengan mural legenda klub, Diego Maradona.
2. Gerard Pique
Gerard Pique kembali ke Barcelona pada tahun 2008 dan berkembang menjadi salah satu bek tengah terbaik dalam sejarah sepak bola. Ia menjadi sosok penting bagi Barcelona yang memenangkan sembilan gelar liga dan tiga trofi Liga Champions.
Meski sempat meningkatkan kualitas permainannya di Manchester United, level Pique benar-benar naik setelah kembali ke Catalonia.
3. Michael Olise
Michael Olise telah menunjukkan talentanya bersama Eberechi Eze di Crystal Palace. Namun, kemampuannya semakin terbukti setelah pindah ke Bayern Munchen. Dalam dua tahun terakhir, ia mencatatkan jumlah assist lebih banyak dari pemain mana pun di lima liga top Eropa.
Olise bahkan berpotensi memecahkan rekor assist terbanyak dalam satu musim Bundesliga, yang saat ini dipegang oleh Thomas Müller.
4. Gareth Bale
Dua penghargaan PFA Player of the Year dalam tiga tahun membuat Gareth Bale menjadi incaran banyak klub besar. Real Madrid merekrutnya dari Tottenham Hotspur pada tahun 2013 dengan nilai transfer sekitar £85,1 juta.
Di Madrid, Bale harus menerima peran sebagai pemain nomor dua di belakang Cristiano Ronaldo, namun ia tetap mampu bersinar dan mencetak salah satu gol paling penting dalam sejarah klub pada final Liga Champions 2014.
5. Chris Smalling
Sebelum Scott McTominay, Chris Smalling berhasil menghidupkan kembali kariernya setelah pindah ke Italia. Gaya bermainnya lebih cocok dengan atmosfer Serie A, sehingga ia tampil sebanyak 37 kali pada musim pertamanya bersama AS Roma dan akhirnya mendapatkan kontrak permanen.
Smalling mencatat lebih dari 100 penampilan bersama klub ibu kota Italia tersebut dan memenangkan UEFA Conference League pada 2022.
6. Memphis Depay
Setelah masa yang kurang mengesankan di Manchester United, Memphis Depay memutuskan hengkang ke Olympique Lyonnais dan berhasil membangun kembali kariernya. Ia mencetak 76 gol dari 178 pertandingan serta menambahkan 56 assist selama bermain di Lyon.
Performa impresif tersebut membawanya bergabung dengan Barcelona, sesuatu yang sebelumnya terlihat sangat kecil kemungkinannya saat ia masih bermain di Old Trafford.
7. Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo sudah menjadi pemenang Ballon d'Or ketika meninggalkan Manchester United. Namun, ia mencapai level yang lebih tinggi lagi setelah bergabung dengan Real Madrid. Statistiknya di ibu kota Spanyol luar biasa, dengan 450 gol dari 438 pertandingan.
Ronaldo memenangkan lima trofi Liga Champions, termasuk tiga secara beruntun, serta menambah empat Ballon d'Or lagi ke dalam koleksinya.
8. Romelu Lukaku
Lukaku memiliki semua atribut untuk sukses di Liga Inggris. Masa-masa terbaiknya di Inggris justru terjadi lebih awal dalam kariernya, bersama West Bromwich Albion dan Everton.
Namun, periode bermainnya di Manchester United kurang memuaskan. Kepindahannya ke Inter Milan menjadi titik balik. Di bawah asuhan Antonio Conte, Lukaku berkembang menjadi salah satu striker terbaik di dunia, yang kemudian membuat Chelsea rela mengeluarkan dana besar untuk membawanya kembali ke Premier League.
9. Jadon Sancho
Menghadapi persaingan ketat di Manchester City, Jadon Sancho memutuskan hengkang ke Borussia Dortmund. Keputusan tersebut terbukti tepat, karena Sancho berkembang menjadi salah satu winger paling menarik di dunia.
Sayangnya, setelah kembali ke Inggris, performanya tidak kembali seperti sebelumnya. Saat ini, ia menjalani masa peminjaman di Aston Villa dari Manchester United, namun masih jauh dari level permainan terbaiknya.
10. Diego Forlan
Alex Ferguson memberi kesempatan cukup lama kepada Diego Forlan di Manchester United, meski performanya kurang konsisten. Setelah meninggalkan Old Trafford, Forlan kembali menemukan ketajamannya di depan gawang.
Bersama Villarreal, ia mencetak 59 gol dari 127 pertandingan. Namun, puncak performanya terlihat setelah pindah ke Atletico Madrid, dengan 96 gol dalam 198 pertandingan. Ketajaman Forlán juga menjadi awal dari tradisi Atlético Madrid yang kerap memiliki striker-striker kelas dunia.