PT Nindya Karya mencatatkan progres pembangunan proyek Sekolah Rakyat di Kota Medan, Sumatera Utara, telah mencapai angka 69 persen hingga Minggu (10/5/2026). Capaian tersebut dilaporkan telah melampaui target realisasi awal yang direncanakan oleh pihak pengembang.
Proyek yang merupakan penugasan dari Kementerian Pekerjaan Umum ini dikerjakan di atas lahan seluas 6,1 hektare dengan total luas bangunan mencapai 26.768 meter persegi. Sebagaimana dilansir dari Detik Finance, pembangunan fasilitas pendidikan terpadu ini mengerahkan ratusan tenaga kerja untuk menjaga standar kualitas.
"Pencapaian ini mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjaga ritme pekerjaan di tengah berbagai dinamika di lapangan, sekaligus memastikan target penyelesaian proyek ini dapat tercapai sesuai rencana dan bisa digunakan saat tahun ajaran baru," ujar Project Director PT Nindya Karya, Bayu Apriyadi dalam keterangannya, Senin (11/5/2026).
Dalam perjalanannya, tim proyek sempat menghadapi kendala berupa keterlambatan pengiriman material arsitektur akibat gangguan distribusi bahan bakar. Namun, kendala tersebut ditangani dengan meningkatkan koordinasi lapangan dan menyesuaikan langkah kerja guna meminimalisir dampak hambatan.
Pihak PT Nindya Karya melakukan koordinasi intensif dengan penyedia jasa ekspedisi serta melakukan penyesuaian mitra distribusi untuk mengatasi masalah logistik tersebut. Penggunaan solar industri juga dioptimalkan demi menjamin kelancaran pasokan material yang masuk ke area konstruksi.
Langkah solutif ini diambil sebagai bagian dari manajemen risiko perusahaan untuk memastikan ketepatan waktu pelaksanaan tanpa mengurangi kualitas bangunan. Pembangunan Sekolah Rakyat ini diproyeksikan menjadi fondasi perluasan akses pendidikan yang lebih inklusif dan merata bagi masyarakat di wilayah Sumatera Utara.
Fasilitas pendidikan ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Medan. Saat ini, pengerjaan terus difokuskan pada penyelesaian tahap akhir agar gedung siap digunakan untuk mendukung proses belajar mengajar pada tahun ajaran mendatang.