Pembatasan Maba PTN Tak Kaitannya dengan Dikotomi PTS

Pembatasan mahasiswa baru (maba) di PTN tidak terkait dengan isu dikotomi antara PTN dan PTS. Pemerintah tak pernah membedakan keduanya.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menegaskan bahwa pembatasan penerimaan mahasiswa baru (maba) di Perguruan Tinggi Negeri (PTN), khususnya PTN Badan Hukum (PTN-BH), tidak bertujuan untuk meniadakan dikotomi antara PTN dan PTS.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemdiktisaintek, Khairul Munadi, menyampaikan bahwa pemerintah sejak awal tidak pernah berniat membedakan antara PTN dan PTS. Keduanya, kata dia, hidup dalam satu ekosistem pendidikan tinggi.

"PTN dan PTS merupakan bagian dari satu ekosistem pendidikan tinggi nasional yang saling melengkapi," kata Khairul dalam Taklimat Media di Jakarta pada Jumat, 13 Maret 2026.

Khairul memaparkan data yang menunjukkan bahwa pada tahun 2025, sekitar 72,2 persen penerima tunjangan sertifikasi dosen berasal dari PTS. Selain itu, 62,2 persen judul penelitian yang didanai pemerintah juga berasal dari PTS dengan total dana sebesar Rp686,9 miliar.

"Kemudian, sebanyak 60 persen dana pengabdian kepada masyarakat juga dialokasikan bagi perguruan tinggi swasta," ungkapnya.

Direktur Kelembagaan Kemendiktisaintek, Muhammad Najib, sebelumnya menjelaskan bahwa pembatasan penerimaan mahasiswa baru S1 di PTN-BH dilakukan karena adanya keinginan untuk mengubah fokus pendidikan di PTNBH agar lebih diarahkan sebagai Research University.

"Sehingga kita dorong PTNBH itu untuk lebih banyak menerima mahasiswa pasca, S2 maupun S3 khususnya," ujar Najib dalam acara Peluncuran Program Pendidikan Dokter Spesialis di Auditorium Al-Quddus Universitas YARSI, Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026.

Menurut Najib, fokus PTNBH untuk memperkuat program S2 dan S3 jauh lebih penting, terutama dalam menghasilkan dosen dan pakar berkualitas.

"Nah ini yang kita dorong supaya PTNBH lebih fokus ke arah sana jadi S1 biar cukup dengan yang ada sekarang. Enggak perlu ditingkatkan lagi kapasistasnya. Rekrutmennya kita batasi itu jumlahnya," sebut dia.

Dengan adanya pembatasan ini, kuota penerimaan mahasiswa baru di PTNBH akan tetap sama seperti tahun sebelumnya dan tidak akan ada penambahan.

Berikut adalah informasi mengenai kuota Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026:

Kuota SNPMB 2026
Jalur PTN BLU & PTN Satker PTN BH
SNBP 20% 20%
SNBT 40% –
Jalur Mandiri 30% 50%

Recommended