Patra Jasa Raup Pendapatan Rp5,5 Triliun Sepanjang Tahun 2025

PT Patra Jasa mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 17 persen menjadi Rp5,5 triliun pada tahun buku 2025, melampaui target RKAP.

PT Patra Jasa melaporkan perolehan pendapatan sebesar Rp5,5 triliun sepanjang tahun 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang digelar di Jakarta pada Senin (4/5/2026). Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 17 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Realisasi pendapatan ini melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebesar 18 persen sebagaimana dilaporkan dalam audit laporan keuangan tahun 2025. Dilansir dari Detik Finance, pencapaian positif ini didorong oleh kontribusi kuat dari sektor pengembangan properti perusahaan.

Sektor Property Development menjadi penyumbang utama setelah berhasil merampungkan sejumlah proyek strategis sepanjang tahun tersebut. Jajaran direksi dan komisaris hadir dalam pertemuan di Yudistira Ballroom, Patra Jasa Office Tower, untuk mengesahkan laporan kinerja tahunan tersebut.

Pj. VP Corporate Secretary PT Patra Jasa Fadjar Djoko Santoso menyatakan bahwa hasil ini merupakan buah dari konsistensi perusahaan dalam menjalankan penugasan. Perusahaan juga menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan biaya operasional agar tetap sejalan dengan kenaikan pendapatan.

"Pertumbuhan yang melampaui target ini menunjukkan bahwa setiap unit bisnis memiliki daya tahan dan kemampuan untuk terus berkembang di tengah dinamika industri," kata Fadjar Djoko Santoso, Pj. VP Corporate Secretary PT Patra Jasa melalui keterangan tertulis pada Rabu (6/5/2026).

Fadjar menambahkan bahwa kondisi keuangan yang sehat menjadi modal utama bagi perseroan untuk menghadapi tantangan bisnis di masa mendatang. Penguatan portofolio bisnis dan peningkatan nilai aset menjadi fokus utama manajemen pasca hasil RUPS tersebut.

Pihak manajemen berkomitmen untuk terus menjaga standar layanan dan memperkuat kontribusi berkelanjutan bagi para pemegang saham. Langkah ini mencakup optimalisasi seluruh unit bisnis agar tetap kompetitif dalam persaingan industri properti dan layanan terkait.

Recommended