Penjualan Kendaraan Meningkat Jelang Lebaran 2026, Daya Beli Terjaga

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan penjualan mobil dan motor meningkat jelang Lebaran 2026, menunjukkan daya beli masyarakat tetap kuat.

Peningkatan signifikan terlihat pada penjualan kendaraan bermotor di Indonesia menjelang perayaan Idul Fitri. Menteri Perdagangan, Budi Santoso, menyoroti fenomena ini sebagai indikator positif terhadap daya beli masyarakat yang masih kuat, khususnya selama periode Ramadan dan Idul Fitri tahun 2026.

Budi Santoso menyampaikan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) untuk penjualan mobil dan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) untuk sepeda motor. Kedua data tersebut secara jelas menunjukkan adanya kenaikan transaksi. Kebutuhan perjalanan mudik disebut sebagai salah satu faktor utama pendorong lonjakan pembelian mobil, seperti dilansir dari Detik Finance.

"Peningkatan penjualan didorong oleh kebutuhan mobil bagi masyarakat Indonesia yang ingin mudik. Angka ini juga menjadi indikasi daya beli masyarakat masih terjaga sepanjang Ramadan dan Idul Fitri," ujar Budi di Gedung Bina Graha, Jakarta Pusat, pada Rabu (1/4/2026).

Merujuk pada data yang dipaparkan Budi, penjualan mobil secara wholesale, atau dari pabrik ke dealer, mengalami kenaikan sebesar 22,1% secara bulanan pada Februari 2026. Bulan tersebut, yang jatuh sebulan sebelum Lebaran, mencatatkan penjualan sekitar 81.159 unit mobil.

Sementara itu, penjualan mobil di sektor ritel, dari dealer langsung ke konsumen, juga menunjukkan tren positif. Pada periode yang sama di bulan Februari 2026, terjadi peningkatan sebesar 16,7% secara bulanan. Total sekitar 78.219 unit mobil berhasil terjual melalui jalur ritel jelang momen Lebaran.

Recommended