Industri penjualan langsung (direct selling) kembali menegaskan kontribusinya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan RI, Iqbal Shoffan Shofwan, menyatakan bahwa Indonesia memiliki regulasi yang ketat dalam mengatur bisnis penjualan langsung, terutama model multi level marketing (MLM).
Menurutnya, kepatuhan terhadap regulasi dan kode etik sangat penting agar industri ini dapat memberikan kontribusi ekonomi yang berkelanjutan. "Semakin banyak perusahaan penjualan langsung yang menjual produk asli Indonesia, tentu akan semakin meningkatkan roda ekonomi nasional," ujarnya.
Model bisnis berbasis jaringan membuka peluang kewirausahaan bagi masyarakat tanpa perlu membangun infrastruktur ritel konvensional. Skema ini memungkinkan distribusi produk menjangkau daerah yang lebih luas dan menciptakan sumber penghasilan alternatif.
Asosiasi Perusahaan Penjualan Langsung Indonesia (AP2LI) memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang dinilai konsisten membangun industri yang berintegritas melalui Helmy Attamimi Award 2026.
Ajang dua tahunan ini menjadi momentum refleksi atas kontribusi sektor penjualan langsung terhadap penciptaan lapangan kerja, pemberdayaan wirausaha mandiri, serta distribusi produk nasional ke berbagai daerah.
Ketua Umum AP2LI, Andrew Susanto, menekankan pentingnya menjaga iklim kompetisi yang sehat di industri penjualan langsung. "Dengan adanya persaingan yang sehat, industri penjualan langsung akan semakin tumbuh dan berkembang, serta memberikan dampak ekonomi yang lebih luas," katanya.
Acara tersebut dihadiri oleh 167 perusahaan penjualan langsung serta sejumlah institusi negara seperti Kementerian Perdagangan, BKPM, Kadin, dan MUI.
Salah satu perusahaan yang mendapat sorotan adalah QNET, perusahaan penjualan langsung global yang telah beroperasi selama hampir tiga dekade di Indonesia. Pada Helmy Attamimi Award 2026, QNET memperoleh empat nominasi kategori perusahaan: CSR Excellence, Head Office Design, Product Packaging Design, dan Most Innovative Product.
Ganang Rindarko, Deputy Chairman QNET Indonesia, terpilih sebagai CEO of The Year. Menurut Ganang, keberadaan QNET di Indonesia tidak hanya berorientasi pada ekspansi jaringan distribusi, tetapi juga pada penguatan produk lokal. "Selama 28 tahun, QNET ikut menggerakkan ekonomi masyarakat Indonesia melalui industri multi level marketing. Kami juga memasarkan produk seperti QBerry dan QMEn’s Series yang diproduksi di Indonesia," ujarnya.
Langkah ini dinilai sejalan dengan semangat pemerintah dalam mendorong produk dalam negeri agar memiliki akses distribusi yang lebih luas melalui sistem penjualan langsung.
Helmy Attamimi Award sendiri mengambil nama dari tokoh industri penjualan langsung, Helmy Attamimi, yang dikenal atas dedikasinya memperjuangkan legalitas dan pengakuan industri ini di Indonesia.
Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa pertumbuhan ekonomi melalui penjualan langsung harus berjalan seiring dengan integritas, kepatuhan hukum, serta perlindungan konsumen.
Di tengah tantangan ekonomi global dan transformasi digital, industri penjualan langsung tetap menunjukkan daya tahannya sebagai salah satu kanal distribusi dan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Konsistensi perusahaan-perusahaan anggota AP2LI dalam menjaga standar etika dan kualitas dinilai menjadi kunci agar sektor ini terus relevan dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian Indonesia.