Manajer Manchester City, Pep Guardiola, kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu juru taktik terbaik dalam sejarah sepak bola Inggris. Keberhasilan membawa timnya memenangi Piala FA musim 2025/26 membuat pelatih asal Spanyol tersebut menorehkan rekor baru yang belum pernah dicapai pelatih lain.
Seperti dilansir dari Bola, Guardiola resmi menjadi manajer pertama di Inggris yang mampu mengamankan gelar domestic cup double sebanyak dua kali. Manchester City sukses menyapu bersih dua kompetisi domestik sekaligus pada musim ini, yaitu EFL Cup dan Piala FA.
Prestasi serupa sebelumnya pernah diukir oleh Pep Guardiola pada musim 2018/19. Catatan ini membuktikan konsistensi luar biasa The Citizens dalam mendominasi kejuaraan domestik Inggris di bawah arahan mantan pelatih Barcelona tersebut.
Gelar juara musim ini terasa kian bermakna bagi Manchester City. Pasalnya, klub tersebut sempat menelan kekalahan dalam dua pertandingan final Piala FA secara berturut-turut pada edisi sebelumnya sebelum akhirnya kembali naik podium di Stadion Wembley.
Pertandingan final berjalan sengit sejak peluit pertama dibunyikan. Kebuntuan baru pecah pada menit ke-72 melalui gol yang dicetak oleh Antoine Semenyo. Penyerang asal Ghana itu memanfaatkan umpan silang Erling Haaland dengan sontekan tumit yang mengelabui barisan pertahanan Chelsea.
Chelsea berupaya mengejar ketertinggalan dengan meningkatkan intensitas serangan. Peluang emas sempat didapatkan oleh gelandang Enzo Fernandez, namun sepakannya masih melambung di atas mistar gawang Manchester City.
Kemenangan ini menjadi trofi Piala FA ketiga bagi Pep Guardiola sepanjang kariernya di Inggris. Selepas laga usai, seluruh skuad Manchester City melangkah menuju podium juara di Wembley untuk menerima medali emas.
Momen menarik tersaji sewaktu Pangeran William mengalungkan medali kemenangan kepada Pep Guardiola. Anggota keluarga kerajaan Inggris tersebut menyampaikan apresiasi singkat secara langsung.
“Pep, well done. Another one.”
Pangeran William yang merupakan simpatisan Aston Villa juga menyempatkan diri berdialog dengan para pemain dari kedua kesebelasan sebelum sepak mula. Ia bahkan berkelakar dengan penjaga gawang Manchester City, James Trafford, yang memilih menyapa lewat kepalan tangan karena masih menggunakan sarung tangan pertandingan.
Setelah memastikan diri mengunci gelar juara Piala FA, fokus Manchester City kini beralih sepenuhnya ke kompetisi Premier League. Anak asuh Pep Guardiola dijadwalkan bertanding melawan Bournemouth demi menjaga asa memenangi treble domestik musim ini.