Manchester United dan Chelsea dilaporkan tengah bersaing ketat untuk mendapatkan jasa Julian Nagelsmann sebagai manajer baru pada bursa transfer musim panas mendatang, Rabu (22/4/2026).
Persaingan dua raksasa Liga Inggris ini mencuat setelah Nagelsmann menunjukkan ketertarikan untuk menangani klub Premier League usai mendampingi Timnas Jerman di Piala Dunia 2026.
Dilansir dari Bola, Chelsea memasukkan nama Nagelsmann dalam daftar kandidat teratas setelah memecat Liam Rosenior, meskipun saat ini posisi pelatih sementara dipegang oleh Callum McFarlane.
Namun, langkah Chelsea terganjal oleh keraguan internal Nagelsmann serta keengganan pihak BlueCo untuk menunggu hingga turnamen internasional berakhir pada musim panas nanti.
"Memang ada ketertarikan jangka panjang terhadap Julian Nagelsmann, pelatih Timnas Jerman, tetapi saya dengar ia punya sejumlah keraguan untuk mengambil pekerjaan itu," ujar Pete O'Rourke, jurnalis transfer dalam sebuah podcast.
Kondisi yang dialami Chelsea menjadi celah bagi Manchester United yang memproyeksikan Nagelsmann sebagai pengganti permanen Michael Carrick di Old Trafford.
Meskipun Carrick berhasil membawa Setan Merah naik ke posisi ketiga klasemen sementara, manajemen United tetap mempertimbangkan opsi pelatih berpengalaman untuk jangka panjang.
Keberadaan Direktur Olahraga Christoph Vivell yang pernah bekerja sama dengan Nagelsmann di RB Leipzig menjadi faktor penguat bagi posisi tawar Manchester United.
Secara statistik, Nagelsmann memiliki rekam jejak impresif dengan mencatatkan 60 kemenangan dari 84 laga saat melatih Bayern Munchen dengan rata-rata 2,31 poin per pertandingan.
| Klub/Tim | Jumlah Laga | Kemenangan |
|---|---|---|
| Hoffenheim | 136 | 55 |
| RB Leipzig | 95 | 54 |
| Bayern Munchen | 84 | 60 |
| Timnas Jerman | 31 | 19 |
Hingga saat ini, kedua klub masih harus memutuskan apakah mereka bersedia menunggu komitmen Nagelsmann yang baru tersedia setelah tugas negaranya selesai pada Juli 2026.