Performa Menurun, Masa Depan Bagnaia di Ducati Terancam?

Penurunan performa Pecco Bagnaia di awal musim MotoGP 2026 menimbulkan spekulasi tentang masa depannya bersama Ducati.

Masa depan Francesco "Pecco" Bagnaia bersama tim Ducati menjadi tanda tanya besar setelah awal musim MotoGP 2026 yang kurang memuaskan. Situasi ini menarik perhatian Danilo Petrucci, mantan pembalap Ducati, untuk memberikan komentarnya.

Bagnaia, yang datang ke musim 2026 dengan ekspektasi tinggi, menunjukkan potensi menjanjikan selama tes pramusim, terutama di Sepang. Namun, performanya dalam dua seri awal justru mengecewakan. Di MotoGP Thailand, ia gagal masuk Q2 dan hanya finis di posisi kesembilan.

Keadaan serupa terjadi di Brasil, di mana Bagnaia mengalami kecelakaan saat kualifikasi dan memulai balapan dari posisi ke-11. Meskipun finis kedelapan di Sprint Race Goiania, ia kembali mengalami kecelakaan pada balapan utama.

Bagnaia mengaku kesulitan memahami penurunan performanya, merasa nyaman saat latihan namun kehilangan kecepatan saat balapan. Davide Tardozzi dari Ducati mengakui bahwa tim belum berhasil membantu Bagnaia menemukan kepercayaan dirinya dengan Desmosedici GP26.

Petrucci menilai situasi Bagnaia memprihatinkan, menyatakan bahwa Ducati tampaknya tidak lagi memprioritaskannya. "Sejujurnya, dari luar terlihat Bagnaia seperti bukan topik lagi di dalam tim. Dan itu membuat saya sangat sedih," ujar Petrucci.

Petrucci juga menyoroti perubahan sikap Ducati dibandingkan musim lalu, ketika mereka masih berusaha mencari solusi. "Tapi sekarang, sepertinya hal itu bahkan tidak lagi dibahas. Mungkin mereka sudah membuat keputusan lain,” analisanya.

Spekulasi mengenai penggantian Bagnaia pada MotoGP 2027 semakin menguat. Jika benar, perjalanan Bagnaia, yang telah meraih dua gelar juara dunia, bersama Ducati bisa segera berakhir. Tekanan kini berada di pundak Bagnaia untuk segera bangkit dan mempertahankan posisinya di tim.

Recommended