Siswa dan tenaga pendidik di seluruh Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada Sabtu, 2 Mei 2026, dengan menggelar upacara serta menyanyikan lagu-lagu wajib nasional. Momentum ini menjadi bentuk penghormatan terhadap dedikasi Ki Hajar Dewantara dalam memajukan dunia pendidikan tanah air.
Perayaan tahunan ini bertujuan memperkuat rasa nasionalisme dan apresiasi terhadap peran penting pendidikan bagi masa depan bangsa. Dilansir dari Medcom, terdapat sejumlah lagu nasional yang menjadi bagian inti dari seremoni di berbagai instansi pendidikan guna membangkitkan semangat belajar para generasi muda.
Hymne Guru karya Sartono menjadi salah satu lagu utama yang diperdengarkan sebagai bentuk terima kasih kepada para pendidik. Lagu tersebut menggambarkan sosok guru laksana pelita dalam kegelapan dan patriot pahlawan bangsa tanpa tanda jasa yang baktinya akan selalu dikenang oleh para siswa.
Selain itu, lagu Bangun Pemuda Pemudi ciptaan Alfred Simanjuntak turut dikumandangkan untuk mendorong tanggung jawab generasi penerus. Lirik lagu ini menekankan pentingnya kerja keras, kejujuran, dan pikiran yang jernih dalam menjaga kedaulatan serta memajukan nusa dan bangsa Indonesia di masa depan.
Pengabdian tulus juga ditegaskan melalui lagu Bagimu Negeri karya R. Kusbini yang melambangkan janji setia pemuda kepada tanah air. Sementara itu, Hymne Siswa ciptaan Husein Mutahar menyoroti tekad pelajar untuk menjadi insan Pancasila yang bertaqwa serta mampu menjaga harkat dan martabat bangsa.
Dukungan terhadap program pemerintah dalam bidang edukasi secara spesifik dituangkan dalam lagu Wajib Belajar ciptaan Restu Narwan Soetarmas. Lagu ini memuat ajakan bagi seluruh anak bangsa untuk memberantas kebodohan dan memerangi kemiskinan demi mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera.
Peringatan Hardiknas 2026 ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni rutin, tetapi juga refleksi panjang atas perjalanan sejarah pendidikan. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut menjadi simbol penghormatan setinggi-tingginya bagi seluruh pahlawan pendidikan yang telah membuka jalan bagi akses ilmu pengetahuan di Indonesia.