PT Pertamina (Persero) menjalin kesepakatan kolaborasi global dengan Colorado School of Mines pada Rabu (6/5/2026) guna mengakselerasi peningkatan produksi minyak dan gas bumi (migas) nasional. Kerjasama ini menitikberatkan pada penguatan riset dan pendidikan untuk mengoptimalkan potensi sumber daya migas non-konvensional di Indonesia.
Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, melakukan pertemuan langsung dengan Head of Petroleum Engineering Department Colorado School of Mines, Jennifer L. Miskimins, untuk membahas strategi teknis tersebut. Dilansir dari Detik Finance, fokus utama kemitraan ini mencakup pengembangan teknologi eksploitasi pada reservoir yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi.
Pemanfaatan sumber daya non-konvensional seperti shale oil, tight oil, dan oil shale menjadi agenda prioritas untuk mengompensasi penurunan produksi dari lapangan migas konvensional yang sudah berumur. Colorado School of Mines dipilih sebagai mitra karena keunggulannya dalam teknologi hydraulic fracturing serta pemboran horizontal.
"Pertamina saat ini fokus pada pengembangan lapangan existing sekaligus mendorong pengembangan reservoir non-konvensional. Untuk itu, kami terus memperkuat kapabilitas, pengetahuan, dan penguasaan teknologi guna mendukung optimalisasi produksi secara berkelanjutan," kata Oki Muraza, Wakil Direktur Utama Pertamina.
Selain aspek teknis, kolaborasi ini juga merancang program peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pertukaran akademik dan pendidikan lanjutan. Rencana kerja sama trilateral turut dijajaki dengan melibatkan Universitas Pertamina guna memperkuat ekosistem riset energi di dalam negeri.
Langkah strategis ini mencakup pembentukan pusat riset migas non-konvensional di Indonesia serta penyesuaian kurikulum pendidikan agar relevan dengan kebutuhan industri hulu migas terkini. Integrasi antara sektor industri dan akademisi diharapkan dapat mempercepat alih teknologi secara sistematis dan mandiri.
Pertamina menegaskan bahwa pengembangan sumber daya seperti coal bed methane memiliki potensi signifikan bagi ketahanan energi nasional. Pihak Colorado School of Mines melalui Jennifer L. Miskimins menyambut positif inisiatif ini dan menyatakan kesiapan memberikan dukungan ilmiah serta pendekatan teknologi untuk mendukung transisi energi global.