Perluas Lahan Jagung, Kementan Gandeng Polri

Kementan bekerja sama dengan Polri untuk mempercepat program swasembada jagung, menargetkan perluasan lahan tanam hingga 1 juta hektare.

Kementerian Pertanian (Kementan) menggandeng Polri untuk mempercepat program swasembada jagung. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menerima kunjungan Asisten SDM Kapolri, Irjen Pol Anwar, untuk membahas strategi peningkatan produksi jagung nasional.

Fokus utama pertemuan tersebut adalah upaya memperluas areal penanaman jagung, dengan target melampaui 1 juta hektare pada tahun 2026. Anwar menjelaskan bahwa target awal pemerintah adalah 1 juta hektare pada 2025, namun realisasinya baru mencapai 650 ribu hektare.

Untuk mencapai target yang lebih ambisius, optimalisasi penanaman jagung akan dimaksimalkan dari hulu hingga hilir. "Kalau kemarin kita targetkan 1 juta hektar jagung, baru tertanam 650 ribu hektar. Nah sekarang dimaksimalkan bahkan lebih dari 1 juta dengan berbagai macam hulu sampai ke hilir dari berbagai modernisasi alat, terus kemudian bibit, pupuk, bahkan nanti ke hilirnya, Termasuk penampungan dan termasuk penjualan," kata Anwar di kantor Kementan, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2026).

Selain memenuhi kebutuhan pakan ternak, produksi jagung juga berpotensi menjadi sumber energi alternatif di masa depan.

Anwar mengakui bahwa terdapat kendala di lapangan yang menghambat pencapaian target penanaman, termasuk bencana alam, anomali cuaca, dan kondisi lahan yang beragam.

Amran mengapresiasi keterlibatan Polri dalam upaya meningkatkan produksi jagung nasional. Menurutnya, kolaborasi ini telah berhasil menekan angka impor pakan ternak. "Jangan mengatakan bahwa kenapa belum capai 1 juta. Lihat, tidak ada impor pakan, dan itu kontribusinya sama-sama kerjasama, sinergi, kolaborasi dengan Kepolisian," tutup Amran.

Recommended