Persaingan perebutan gelar juara kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia musim 2025/2026 menyisakan duel sengit antara Persib Bandung dan Borneo FC pada Rabu (6/5/2026). Direktur Teknik Persijap Jepara, Divaldo Alves, menilai kedua tim memiliki peluang yang sama besar untuk mengangkat trofi musim ini.
Persib Bandung saat ini memuncaki klasemen sementara dengan raihan 72 poin dari 31 pertandingan yang telah dijalani. Dilansir dari Bola, perolehan poin Maung Bandung identik dengan Borneo FC, namun Persib berhak berada di posisi teratas berkat keunggulan rekor pertemuan atau head-to-head.
Divaldo Alves menyoroti stabilitas manajemen dan kualitas kepelatihan sebagai faktor utama yang menjaga Borneo FC tetap kompetitif. Ia menyamakan struktur klub asal Samarinda tersebut dengan standar klub-klub di Eropa yang memiliki ambisi trofi yang sangat terukur setiap musimnya.
"Menurut saya Borneo setiap tahun semakin konsisten. Kalau kita lihat itu politik manajemen Borneo luar biasa. Setiap tahun memang luar biasa," kata Divaldo Alves, Direktur Teknik Persijap Jepara. Ia juga memuji kualitas jajaran pelatih Borneo mulai dari Pieter Huistra hingga Fabio Lefundes.
Di sisi lain, Persib Bandung dianggap menunjukkan perkembangan mentalitas juara yang signifikan di bawah asuhan Bojan Hodak. Divaldo mencatat kemampuan Maung Bandung untuk membalikkan keadaan dan meraih kemenangan dramatis di menit-menit akhir pertandingan sebagai bukti kematangan taktik dan mental tim.
Perburuan gelar juara akan ditentukan dalam tiga pertandingan terakhir yang tersisa bagi kedua kesebelasan. Persib dijadwalkan akan menghadapi tantangan dari Persija Jakarta, PSM Makassar, dan Persijap Jepara guna mengamankan posisi puncak hingga akhir musim.
Sementara itu, Borneo FC harus melewati adangan Bali United, Persijap Jepara, dan Malut United untuk menyalip perolehan poin Persib. Ketidakkonsistenan di pekan-pekan terakhir ini diyakini akan menjadi pembeda utama dalam penentuan juara musim ini.