Persib Bandung menunjukkan laju konsisten dalam perburuan gelar BRI Super League musim 2025/2026. Di tengah panasnya persaingan di papan atas klasemen, gelandang andalan mereka, Beckham Putra Nugraha, menekankan pentingnya fokus tim terhadap diri sendiri, seperti dilansir dari Bola.
Situasi klasemen kini semakin ketat. Borneo FC menempati posisi teratas dengan 57 poin, sedangkan Persija Jakarta mengikuti di urutan ketiga dengan 52 angka. Namun, bagi Beckham, tekanan dari tim-tim rival bukanlah prioritas utama yang perlu dipikirkan.
Pemain muda tersebut berpendapat bahwa konsistensi permainan Persib jauh lebih krusial dalam menentukan arah perebutan gelar juara musim ini. Kemenangan 2-0 atas Semen Padang pada pekan ke-26 menjadi indikator bahwa tim berjuluk Maung Bandung ini tetap berada di jalur yang benar, meskipun harus menghadapi berbagai rintangan di lapangan.
Beckham Putra menegaskan bahwa kunci utama kesuksesan Persib saat ini terletak pada fokus internal tim, bukan pada hasil yang diraih oleh para pesaing. “Yang pasti kami harus fokus kepada tim kami sendiri, tidak usah memikirkan tim lain,” ujarnya setelah pertandingan. Pernyataan ini menunjukkan mentalitas tim untuk menjaga performa terbaik.
Pemain dengan nomor punggung 7 itu juga menggarisbawahi urgensi untuk menjaga tren positif hingga akhir musim. Dengan delapan pertandingan tersisa, setiap laga dianggap memiliki nilai penentu. “Kalau kami terus menang, jarak dengan tim lain akan semakin jauh. Itu sangat bagus untuk perkembangan tim. Jadi setiap laga adalah final,” lanjut Beckham, menandakan pendekatan serius terhadap setiap pertandingan.
Tantangan Laga Tandang dan Cuaca Ekstrem
Meskipun berhasil meraih kemenangan meyakinkan, Beckham mengakui bahwa laga tandang melawan Semen Padang bukan tugas yang mudah. Tekanan kuat dari tim tuan rumah mengharuskan Persib bekerja ekstra keras untuk mengamankan tiga poin.
“Apa yang dibilang pelatih benar, tidak mudah bermain di Padang. Mereka juga berjuang untuk menang,” ucap pemain yang akrab disapa Etam itu. Selain tantangan dari lawan, faktor non-teknis seperti jadwal pertandingan yang padat juga menjadi kendala. Kondisi fisik pemain tidak selalu ideal, ditambah lagi cuaca hujan deras yang sangat memengaruhi jalannya pertandingan.
“Situasinya tidak mudah karena hujan deras. Tidak gampang juga untuk memulihkan kondisi, tapi yang penting kami bisa mendapatkan tiga poin,” tuturnya. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Persib dalam menghadapi delapan pertandingan sisa. Dengan konsistensi dan fokus yang terus terjaga, peluang mereka untuk meraih gelar juara tetap terbuka lebar.