Ratusan pendukung Persik Kediri, Persikmania, memadati Stadion Brawijaya Kota Kediri pada Jumat (1/5/2026) guna memberikan dukungan moral langsung dalam sesi latihan tim menjelang laga kontra Arema FC. Aksi ini menjadi tradisi rutin suporter sebelum skuad Macan Putih menghadapi pertandingan bertajuk Derby Jatim yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, pada Minggu (3/5/2026).
Dilansir dari Bola, pertandingan melawan rival sekota ini memiliki tensi tinggi menyusul sejarah rivalitas panjang sejak 2003 yang kerap melibatkan emosi kedua basis suporter. Selain pertaruhan harga diri, laga ini menjadi momentum vital bagi anak asuh Marcos Reina untuk menjauh dari zona degradasi pada klasemen sementara musim ini.
Persik Kediri saat ini tertahan di peringkat ke-12 dengan raihan 33 poin, posisi yang dinilai belum aman karena hanya terpaut selisih angka tipis dari enam tim di bawahnya. Sebaliknya, kondisi Arema FC jauh lebih stabil di urutan ke-10 dengan 39 poin dan telah dipastikan bertahan di kompetisi kasta tertinggi musim depan.
"Saya sangat berterima kasih atas kehadiran dan dukungan langsung dari fans," kata Marcos Reina, Pelatih Persik Kediri. Menurut pria asal Spanyol tersebut, kehadiran suporter di lapangan membantu para pemain memahami besarnya harapan yang digantungkan masyarakat Kediri kepada tim dalam laga krusial nanti.
Manajemen teknis Persik kini memfokuskan program pada pemulihan kondisi fisik pemain, terutama bagi mereka yang tampil penuh saat melawan Borneo FC sebelumnya. Tim pelatih juga telah menyiapkan strategi khusus dan mempelajari pola permainan lawan melalui analisis rekaman video pertandingan terakhir Singo Edan.
Proses pematangan taktik dilakukan dalam durasi empat hari agar para pemain siap mengeksekusi rencana permainan dengan sempurna di lapangan. Fokus utama tim adalah menjaga kebugaran pemain inti agar tetap berada dalam level performa tertinggi saat melakoni laga tandang di Gresik.