Persis Datangkan Luka Dumancic di Tengah Krisis BRI Super League 2025/2026

Persis Solo resmi menambah kekuatan di lini belakang dengan mendatangkan bek asal Kroasia, Luka Dumancic, pada paruh kedua BRI Super League 2025/2026. Rekrutmen ini dilakukan saat kondisi tim berada dalam tekanan, menyusul posisi Persis yang masih terpuruk di papan bawah klasemen sementara.

Pemain berusia 27 tahun tersebut dikontrak hingga akhir musim. Luka Dumancic sebelumnya memperkuat klub asal Lithuania, FK Žalgiris Vilnius. Kehadirannya diharapkan menjadi bagian dari upaya Persis untuk memperbaiki performa dan keluar dari zona degradasi.

Manajemen Persis mendatangkan Dumancic sebagai langkah penting di bursa transfer paruh musim. Sepanjang putaran pertama, lini belakang Laskar Sambernyawa kerap menjadi sorotan setelah tim kesulitan menjaga konsistensi permainan. Kondisi itu berimbas langsung pada hasil pertandingan yang belum memuaskan.

Dalam situasi tersebut, Dumancic menyambut tantangan barunya dengan antusias. Ia menyebut kesempatan bermain di Indonesia sebagai pengalaman yang menarik, terlebih bergabung dengan klub yang menurutnya memiliki standar profesional yang baik.

“Tentunya sangat senang bisa memperkuat Persis Solo. Klub ini adalah salah satu klub yang sangat profesional di Indonesia. Saya tidak sabar untuk segera bermain bagi Persis Solo,” ujar Dumancic seperti dikutip Antara dari laman resmi klub, Selasa (27/1/2026).

Bek tengah itu menegaskan, keputusannya bergabung dengan Persis tidak lepas dari keinginan membantu tim bertahan di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia. Ia menaruh harapan besar pada kerja sama seluruh elemen tim untuk meraih hasil yang lebih baik di sisa musim.

“Saya berharap kita akan melakukan banyak hal yang baik bersama-sama. Karena target pertama saya ke sini adalah untuk tetap di Liga dan meraih poin sebanyak mungkin dengan Persis Solo,” kata Dumancic.

Ia juga menekankan pentingnya rasa saling percaya di dalam tim. Menurutnya, kepercayaan antarpemain dan staf akan menjadi modal penting untuk menjaga optimisme dalam menghadapi situasi sulit.

“Kita harus saling percaya bahwa kita bisa melakukannya. Karena kepercayaan ini akan membuat tim terus optimis untuk mencapai tujuan yang diinginkan,” imbuhnya.

Kondisi Persis Solo saat ini memang jauh dari ideal. Hingga pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026, Persis masih berada di dasar klasemen sementara dengan raihan 10 poin. Dari total 18 pertandingan yang telah dijalani, Laskar Sambernyawa mencatatkan 12 kekalahan, empat hasil imbang, dan hanya dua kemenangan.

Catatan tersebut membuat Persis berada di bawah tekanan besar. Hasil yang belum konsisten sepanjang musim memaksa tim untuk segera melakukan perbaikan agar tidak semakin tertinggal dari pesaing di papan bawah.

Masuknya Dumancic diharapkan dapat memberikan dampak positif, terutama dalam memperkuat sektor pertahanan. Persis membutuhkan stabilitas di lini belakang untuk menekan jumlah kebobolan dan membuka peluang meraih poin pada laga-laga berikutnya.

Tantangan berat langsung menanti Dumancic bersama tim barunya. Pada pertandingan terdekat, Persis dijadwalkan menjamu pemuncak klasemen sekaligus juara bertahan Persib Bandung. Laga tersebut akan digelar di Stadion Manahan, Solo, pada Sabtu, 31 Januari mendatang.

Pada pertemuan di putaran pertama musim ini, Persis harus mengakui keunggulan Persib dengan skor 0-2. Hasil itu menjadi salah satu rangkaian pertandingan yang menempatkan Persis dalam posisi sulit hingga paruh musim.

Dengan jadwal yang masih menyisakan sejumlah pertandingan, Persis berharap perubahan komposisi pemain dapat membawa dampak berbeda. Dumancic pun diharapkan bisa segera beradaptasi dengan tim dan kompetisi agar mampu memberikan kontribusi maksimal.

Kehadiran bek asal Kroasia tersebut menjadi sinyal bahwa Persis masih berupaya keras memperbaiki situasi. Di tengah tekanan akibat posisi di klasemen, klub memilih mengambil langkah konkret dengan mendatangkan pemain yang dinilai memiliki pengalaman untuk menghadapi persaingan ketat BRI Super League 2025/2026.

Persis kini memasuki fase krusial musim ini. Setiap poin menjadi sangat berarti dalam upaya keluar dari zona degradasi. Dengan tambahan amunisi di lini belakang, Laskar Sambernyawa berharap dapat menjalani sisa kompetisi dengan hasil yang lebih baik dan menjaga peluang bertahan di kasta tertinggi sepak bola nasional.

Recommended