Persis Solo akhirnya berhasil melepaskan diri dari zona degradasi BRI Super League 2025/2026 setelah sekian lama berada di posisi yang kurang menguntungkan tersebut.
Dalam pertandingan pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, pada Kamis (12-3-2026) malam WIB, Persis Solo berhasil mengalahkan Bali United dengan skor telak 3-0.
Gol-gol kemenangan Laskar Sambernyawa dicetak oleh Dejan Tumbas pada menit ke-32 dan dua gol dari Bruno Gomes pada menit ke-41 dan 90+10'.
Kemenangan ini sangat berarti bagi tim asuhan Milomir Seslija, bagaikan oase di tengah padang pasir. Tambahan tiga poin ini bisa menjadi hadiah bagi M. Riyandi dan rekan-rekannya saat menyambut libur Hari Raya Idulfitri.
Perjalanan Persis musim ini memang tidak mudah. Mereka menghadapi berbagai masalah internal, termasuk masalah rekrutmen pemain asing.
Pada putaran pertama BRI Super League musim ini, Persis tidak dapat memainkan Fuad Sule, gelandang yang didatangkan dari Glentoran FC, karena kasus keributan antarpemain saat berkarier di Liga Irlandia Utara. Akibatnya, Fuad Sule absen dalam sembilan pertandingan.
Di bursa transfer kedua, Persis kembali mengalami masalah dengan Mateo Kocijan. Gelandang asal Kroasia itu batal bergabung meskipun sudah menandatangani kontrak pada 31 Agustus 2025. Kocijan memilih bergabung dengan klub amatir Kroasia, NK Tehnicar 1974, dengan alasan keluarga dan enggan bermain di Indonesia.
Kegagalan dalam dua jendela transfer tersebut berdampak besar pada performa Persis. Meskipun memiliki label klub kaya, mereka harus berjuang di zona degradasi selama 20 pekan.
Persijap Jepara menjadi tim yang pertama kali menyeret Persis ke zona degradasi pada pekan kelima dengan kekalahan 1-2 pada 13 September 2025. Pertandingan melawan Persijap juga menjadi titik awal kebangkitan Persis, meskipun pertandingan terakhir antara kedua tim berakhir tanpa gol pada 5 Maret 2026.
Selama 20 pekan berada di papan bawah, tujuh di antaranya Persis menjadi juru kunci klasemen sementara.
Setelah mengalahkan Bali United 3-0, Persis akhirnya merasakan nikmatnya keluar dari zona degradasi.