Laga kedua FIFA Series 2026 akan mempertemukan Timnas Indonesia dengan Bulgaria pada Senin, 30 Maret 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan. Dalam pertandingan penting ini, perhatian khusus tertuju pada susunan sektor pertahanan skuad Garuda. Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dihadapkan pada kebutuhan untuk meracik lini belakang yang solid guna membendung kekuatan lawan.
Ujian yang akan dihadapi Timnas Indonesia diprediksi lebih berat dibanding laga sebelumnya melawan St Kitts dan Nevis. Hal ini mengingat Bulgaria merupakan tim kuat yang menempati peringkat ke-87 dalam ranking FIFA. Oleh karena itu, formasi dan pilihan pemain di lini belakang menjadi salah satu aspek krusial yang dinantikan menjelang pertandingan tersebut, seperti dilansir dari Bola.
Pada pertandingan sebelumnya, John Herdman sempat menghadirkan kejutan dengan merancang komposisi pertahanan yang adaptif. Ia memberikan kesempatan kepada Elkan Baggott yang sebelumnya absen selama dua tahun bersama skuad Garuda. Secara teoretis, Timnas Indonesia tampil dengan formasi empat bek, mengandalkan duet Elkan Baggott dan Jay Idzes di posisi sentral, didukung Dony Tri Pamungkas di sisi kiri, dan Rizky Ridho di sektor kanan.
Namun, struktur ini menunjukkan fleksibilitas signifikan, khususnya saat fase membangun serangan. Skuad Garuda kerap bertransformasi menjadi skema tiga bek dengan trio Baggott, Idzes, dan Ridho. Dony Tri Pamungkas diinstruksikan untuk naik membantu serangan, sementara Kevin Diks mengisi area sayap. Ridho dan Elkan, yang berperan sebagai bek tengah lebar, sering bergeser untuk membuka jalur distribusi bola.
Pendekatan serupa diperkirakan akan kembali diterapkan Herdman saat menghadapi Bulgaria. Performa ketiga pemain tersebut dalam bertahan cukup impresif, meskipun ujian berarti belum benar-benar datang pada pertandingan sebelumnya melawan St Kitts dan Nevis.
Kebutuhan Postur Ideal Hadapi Bulgaria
Menjelang pertandingan kontra Bulgaria, John Herdman tentu akan mempertimbangkan komposisi pertahanan yang memiliki postur ideal. Hal ini menjadi penting karena Bulgaria dikenal memiliki banyak pemain dengan tinggi badan menjulang. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Transfermarkt oleh Bola, setidaknya terdapat lima pemain Bulgaria yang memiliki tinggi di atas 190 cm.
Para pemain tersebut meliputi Andrian Kraev (194 cm), Rosen Bozhinov (193 cm), Vladimir Nikolov (192 cm), Petko Hristov (191 cm), dan Emil Tsenov (191 cm). Sebagian besar dari mereka diturunkan oleh pelatih Aleksandar Dimitrov saat menghadapi Kepulauan Solomon. Emil Tsenov, misalnya, menjadi starter di lini pertahanan, sementara Andrian Kraev bermain sebagai gelandang bertahan.
Vladimir Nikolov, penyerang Bulgaria, berhasil mencetak tiga gol setelah masuk sebagai pemain pengganti. Rosen Bozhinov juga turut bermain pada babak kedua menggantikan Emil Tsenov. Dengan demikian, Herdman memerlukan pemain berpostur ideal untuk mengantisipasi duel-duel udara melawan para pemain lawan yang tinggi. Menurunkan Elkan Baggott (196 cm) dan Jay Idzes (190 cm) menjadi pilihan yang sangat strategis, mengingat keduanya akan memainkan peran vital dalam menjaga area pertahanan, terutama dalam mengimbangi duel bola atas yang berpotensi membahayakan gawang Timnas Indonesia.