PT Pertamina Patra Niaga menyatakan kesiapannya dalam mengamankan pasokan avtur menjelang musim mudik dan balik Lebaran 2026. Langkah antisipatif ini dilakukan untuk menghadapi potensi peningkatan volume penerbangan selama bulan Ramadan dan perayaan Idulfitri.
Aviation Fuel Terminal (AFT) di Bandara Halim Perdanakusuma menjadi salah satu titik distribusi utama yang dipersiapkan. Terminal ini tidak hanya melayani penerbangan komersial, tetapi juga operasional TNI Angkatan Udara serta penerbangan khusus/VVIP.
Arya Dwi Paramita, Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), menjelaskan bahwa perusahaan ingin memastikan distribusi dan kualitas avtur terjaga sesuai standar.
"Melalui kunjungan ini, kami ingin menunjukkan secara langsung bagaimana Pertamina memastikan ketersediaan dan kualitas avtur yang digunakan dalam operasional penerbangan. Rekan-rekan media dapat melihat tahapan pemeriksaan kualitas, mulai dari penerimaan produk hingga sebelum pengisian ke pesawat, sehingga seluruh proses berjalan sesuai standar yang berlaku," ujar Arya.
AFT Halim, lanjut Arya, merupakan simpul penting dalam distribusi avtur nasional yang menerapkan standar keselamatan dan pengamanan yang ketat.
Roberth MV Dumatubun, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, menambahkan bahwa AFT Halim adalah satu dari 72 terminal bahan bakar penerbangan yang dikelola secara nasional. Di Jawa Bagian Barat, AFT Halim merupakan yang terbesar kedua dalam hal penyaluran avtur.
Menurut Roberth, pengawasan mutu dilakukan di setiap tahap pendistribusian.
"Kami memastikan kualitas avtur yang disalurkan kepada seluruh pelanggan sesuai dengan spesifikasi dan standar internasional. Pemeriksaan kualitas dilakukan pada saat penerimaan produk, saat penimbunan, dan sebelum pengisian ke pesawat udara. Seluruh rangkaian pemeriksaan dalam supply chain tersebut kami jalankan secara berlapis untuk memastikan produk yang diterima pelanggan tetap terjaga kualitasnya," ujar Roberth.
Selain jaminan pasokan, perusahaan juga berencana menerapkan kebijakan harga khusus avtur selama periode libur Idulfitri sebagai upaya mendukung stabilitas harga tiket pesawat.
Yosep Iswadi, VP Aviation Fuel Business Pertamina Patra Niaga, menyampaikan bahwa proyeksi kebutuhan avtur telah dihitung guna mengantisipasi lonjakan permintaan.
"Kami telah melakukan proyeksi kebutuhan avtur dan memastikan kesiapan stok serta sarana dan fasilitas di seluruh Aviation Fuel Terminal, terutama di bandara-bandara dengan potensi peningkatan permintaan selama musim mudik. Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga keandalan pasokan agar operasional penerbangan dapat berjalan lancar dan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman," ujar Yosep.
Selain avtur, Pertamina juga memastikan ketersediaan BBM dan LPG dalam kondisi aman selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026.