Pertamina Pantau Kapal Tanker Terdampak Blokade Selat Hormuz

Pertamina International Shipping (PIS) memantau intensif armadanya di Timur Tengah setelah blokade Selat Hormuz. Pelacakan bisa dilakukan via aplikasi.

PT Pertamina International Shipping (PIS) meningkatkan pemantauan terhadap armadanya di Timur Tengah, menyusul blokade Selat Hormuz. Pemantauan dilakukan secara intensif 24 jam untuk memastikan keamanan kru dan pekerja.

Dari empat kapal milik PIS yang beroperasi di kawasan tersebut, dua di antaranya telah bergerak keluar dari area konflik. Kedua kapal itu adalah PIS Rinjani dan PIS Paragon.

Saat ini, masih ada dua kapal PIS yang beroperasi di Teluk Arab, yaitu VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro.

Untuk memantau posisi kapal secara langsung, tersedia beberapa aplikasi pelacak kapal yang bisa digunakan. Beberapa contoh aplikasi tersebut adalah Vesselfinder, MarineTraffic, dan Shipfinder. Aplikasi-aplikasi ini juga dapat diakses melalui browser.

detikINET mencoba MarineTraffic pada Rabu (11/3/2026) dengan mengetikkan nama kapal. Aplikasi tersebut langsung memberikan informasi posisi kapal secara real-time.

PIS Rinjani terpantau berada di Pantai Barat India, sedang lego jangkar. Sementara PIS Paragon berada di Teluk Arab lepas laut Oman dan sedang berlayar.

Pertamina Pride terpantau di Teluk Persia lepas laut Ras Tanura, Arab Saudi, dalam posisi lego jangkar. Gamsunoro berada di Teluk Persia dan ditambatkan di Khor Al Zubair, Irak.

Informasi posisi kapal diperbarui secara berkala dalam hitungan menit. Masyarakat yang ingin mengetahui posisi kapal tanker Pertamina dapat memanfaatkan teknologi pelacakan posisi kapal ini. Diharapkan semua kapal dapat kembali ke Indonesia dengan selamat.

Recommended