Pertamina Patra Niaga berupaya memastikan kelancaran distribusi energi menjelang arus mudik Idulfitri 2026. Direksi perusahaan melakukan peninjauan langsung di Semarang, Jawa Tengah, yang meliputi kesiapan transportasi laut, mobil tangki, hingga layanan di SPBU.
Direktur Armada Logistik Pertamina Patra Niaga, Arif Yunianto, bersama Direktur Keuangan Pertamina Patra Niaga, Bagus Agung Rahadiansyah, mengunjungi Kapal LPG Gas Walio yang sedang bersandar di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang.
Dalam peninjauan tersebut, direksi memeriksa sejumlah fasilitas operasional kapal. Beberapa fasilitas yang diperiksa antara lain Cargo Control Room (CCR) yang berfungsi memantau proses bongkar muat LPG, Engine Control Room (ECR) sebagai pusat pengawasan mesin kapal, serta main engine dan ruang nahkoda.
Arif Yunianto menjelaskan bahwa transportasi laut memegang peranan penting dalam distribusi energi, terutama di negara kepulauan seperti Indonesia. "Saat ini yang dioperasikan oleh Subholding Downstream tidak kurang dari 345 unit armada dan bisa terus bertambah sesuai kebutuhan, baik untuk mengangkut minyak mentah, produk BBM, maupun LPG. Sekitar 60% distribusi LPG pun di Jawa Tengah disupport oleh kapal-kapal seperti ini. Indonesia sendiri merupakan negara kepulauan dengan lebih dari 17 ribu pulau, sehingga peran kapal menjadi urat nadi yang tidak boleh putus," kata Arif.
Bagus Agung Rahadiansyah menyampaikan apresiasi kepada awak kapal yang terlibat dalam pendistribusian energi. "Teman-teman di kapal ini adalah pahlawan dibalik layar dalam ekosistem energi nasional. Teman-teman semua yang membawa energi tersebut sampai ke Indonesia, yang membuat seluruh upaya ketersediaan energi bisa sampai ke masyarakat dan menghidupi perekonomian Indonesia," ucap Andi.
Kapal Gas Walio sendiri merupakan kapal jenis LPG Carrier Fully Refrigerated dengan kapasitas muatan sekitar 13.000 metrik ton LPG.
Selain operasional kapal, direksi juga meninjau SPBU 41.502.01 Ahmad Yani Semarang guna melihat kesiapan layanan BBM menjelang mudik Lebaran. Pemeriksaan meliputi mobil tangki, pengecekan quality dan quantity (QQ) BBM, serta layanan mobil Serv-Q SPBU yang dilengkapi perangkat pengecekan serupa dengan yang ada di SPBU.
Jajaran direksi juga meninjau operasional Road Traffic Control (RTC) mobil tangki yang dikelola oleh Pertamina Patra Logistik. Sistem ini difungsikan untuk memantau pergerakan mobil tangki BBM secara real time.
Dengan adanya sistem tersebut, distribusi BBM dari terminal menuju SPBU dapat dipantau secara terintegrasi. Hal ini memastikan pengiriman berjalan tepat waktu dan distribusi tetap terjaga.