Mohamed Salah Pilih Bertahan di Eropa Usai Tinggalkan Liverpool

Bintang Liverpool Mohamed Salah dilaporkan menolak tawaran Liga Pro Saudi untuk tetap berkompetisi di level elit Eropa pada musim panas 2026 mendatang.

Penyerang Liverpool Mohamed Salah dilaporkan telah mengambil keputusan untuk menolak tawaran kontrak besar dari klub-klub Liga Pro Saudi demi melanjutkan karier sepak bolanya di kompetisi Eropa pada Jumat, 1 Mei 2026.

Pemain berkebangsaan Mesir berusia 33 tahun tersebut sebelumnya telah memberikan konfirmasi resmi bahwa masa baktinya di Anfield akan segera berakhir pada penutupan musim 2025-2026. Selama sembilan tahun membela The Reds, Salah tercatat telah mempersembahkan trofi Premier League dan gelar juara Liga Champions 2019.

Keinginan Salah untuk tetap bersaing di level tertinggi sepak bola menjadi alasan utama penolakan tawaran menggiurkan dari Timur Tengah tersebut. Dilansir dari Bola, laporan media Turki A Spor menyebutkan bahwa sang pemain masih memiliki ambisi besar untuk tampil di turnamen elite antar klub Eropa.

Klub raksasa Turki, Fenerbahce, kini muncul sebagai kandidat kuat yang siap menampung jasa pemain sayap tersebut. Perwakilan dari klub yang berbasis di Istanbul itu dikabarkan telah mengadakan pembicaraan sebanyak dua kali dengan agen Salah guna membahas detail kesepakatan transfer.

Fenerbahce dilaporkan bersedia memberikan penawaran kontrak yang sangat signifikan yakni mencapai 332.000 pound per pekan. Tawaran ini dirancang untuk memastikan Salah bergabung ke Liga Turki pada bursa transfer musim panas 2026 setelah statusnya bebas kontrak di Liverpool.

Langkah ini memungkinkan Salah untuk tetap berpartisipasi dalam kompetisi Liga Champions, sebuah faktor krusial yang tidak bisa ditawarkan oleh klub-klub di Arab Saudi saat ini. Status Salah sebagai ikon sepak bola Arab sebelumnya menjadikan dirinya target utama untuk menggantikan posisi bintang-bintang senior di Liga Pro Saudi.

Manajemen Liverpool di bawah arahan pelatih Arne Slot kini mulai menyusun strategi regenerasi skuat menyusul kepastian perpisahan dengan salah satu pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah klub tersebut. Pencarian suksesor di posisi sayap kanan menjadi prioritas utama tim pemandu bakat Liverpool menjelang pembukaan jendela transfer mendatang.

Recommended