Platform media sosial X mengumumkan rencana penutupan fitur Communities mulai Mei 2026 akibat penurunan jumlah pengguna dan gangguan pesan sampah atau spam yang terus meningkat. Sebagai gantinya, perusahaan pimpinan Elon Musk ini mengalihkan fokus pada pengembangan fitur Custom Timelines dan layanan percakapan grup XChat.
Perubahan strategi ini dilakukan untuk mendorong interaksi yang lebih personal dan dinamis antar pengguna. Dilansir dari Medcom, keputusan penghentian Communities tersebut mengikuti laporan TechCrunch yang menyoroti efektivitas fitur tersebut dalam menghadapi serangan bot di dalam grup.
Pengguna yang sebelumnya aktif di Communities kini diarahkan untuk memindahkan aktivitas mereka ke sistem pesan grup yang lebih baru. X memperkenalkan Custom Timelines yang memungkinkan setiap individu membuat serta menyematkan feed khusus berdasarkan topik tertentu pada halaman utama aplikasi.
Teknologi kecerdasan buatan (AI) bernama Grok menjadi motor utama di balik Custom Timelines untuk menganalisis konten secara mendalam. Sistem ini diklaim mampu menyajikan informasi yang relevan dengan minat pengguna, mulai dari sektor hiburan hingga perkembangan teknologi terkini.
Kecerdasan buatan tersebut dirancang untuk mempelajari pola interaksi pengguna secara berkelanjutan agar rekomendasi konten semakin akurat. Di saat yang sama, X memperkuat infrastruktur XChat agar mampu menampung diskusi dalam skala yang lebih besar.
Melalui pembaruan XChat, pengguna kini dapat bergabung dalam percakapan grup melalui tautan publik tanpa memerlukan undangan manual dari admin. Kapasitas anggota grup juga akan ditingkatkan guna memfasilitasi diskusi real-time yang lebih luas bagi komunitas-komunitas besar.
Langkah transformasi ini mencerminkan pergeseran model bisnis X dari format forum tradisional menuju komunikasi instan berbasis minat. Perusahaan memproyeksikan bahwa pendekatan berbasis AI ini dapat meminimalisir penyebaran konten spam yang sebelumnya sulit dikendalikan di fitur Communities.
Meskipun mendapatkan kritik dari sejumlah kreator konten yang telah membangun komunitas spesifik, X tetap melanjutkan proses transisi tersebut. Perusahaan saat ini terus menyesuaikan fitur-fitur baru agar selaras dengan tren media sosial yang mengutamakan personalisasi konten bagi penggunanya.