PLN EPI Perkuat Koordinasi Pasokan Batu Bara untuk PLTU

PLN EPI memperkuat koordinasi pengadaan batu bara untuk PLTU melalui rapat penjadwalan bulanan, demi menjaga pasokan listrik nasional.

PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) meningkatkan koordinasi dalam pengadaan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Tujuannya adalah menjaga keandalan pasokan listrik secara nasional.

Koordinasi ini dilakukan melalui rapat penjadwalan bulanan yang melibatkan PLTU dan pemasok batu bara terkait.

Menurut Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan, PLN EPI bertindak sebagai pelaksana kuasa pengadaan batu bara. Hal ini berdasarkan kebutuhan yang telah ditetapkan oleh PLN, PLN Indonesia Power (PLN IP), dan PLN Nusantara Power (PLN NP).

"PLN EPI berfungsi sebagai pelaksana pengadaan berdasarkan kuasa dari PLN, PLN IP, dan PLN NP untuk memenuhi kebutuhan yang telah dihitung dan ditetapkan oleh PLN, PLN IP, dan PLN NP sebagai pengelola PLTU terkait" ujar Mamit dalam keterangan tertulis, Selasa, 17 Maret 2026.

Mamit menjelaskan, pengaturan tujuan pengiriman batu bara dari tambang ke unit PLTU dilakukan melalui rapat penjadwalan bulanan yang difasilitasi oleh PLN EPI.

"Mekanismenya mempertimbangkan kebutuhan pembangkit serta kesepakatan antara pemasok batu bara dan PLTU masing-masing," ujarnya.

Koordinasi pengadaan batu bara yang dijalankan PLN EPI adalah bagian dari upaya pemerintah mewujudkan ketahanan energi nasional.

Pemerintah, melalui Kementerian ESDM dan Ditjen Minerba, telah menetapkan ketahanan energi sebagai prioritas strategis. Hal ini sejalan dengan misi swasembada energi yang menjadi salah satu pilar utama Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Keandalan rantai pasok batu bara untuk PLTU secara langsung menopang stabilitas sistem kelistrikan nasional. Ini menjadi prasyarat bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

"Dengan mekanisme ini, koordinasi antara pembangkit, komitmen pemasok batu bara untuk memprioritaskan paskan batu bara dalam negeri sebelum ekspor, serta regulator diharapkan dapat menjaga keberlanjutan pasokan energi primer bagi sistem kelistrikan nasional,” tutur Mamit.

Recommended