Polemik Paspor Pemain Hantam Liga Belanda Akibat Ketidaktegasan KNVB

Legenda Belanda Pierre van Hooijdonk mengkritik KNVB terkait masalah administrasi paspor pemain non-Uni Eropa yang melibatkan sejumlah klub Eredivisie.

Legenda sepak bola Belanda, Pierre van Hooijdonk, memberikan kritik keras terhadap KNVB menyusul mencuatnya polemik keabsahan administrasi pemain non-Uni Eropa di kompetisi Eredivisie pada April 2026. Persoalan ini bermula dari gugatan klub NAC Breda terhadap status pemain Go Ahead Eagles yang dinilai tidak memiliki izin kerja sah setelah beralih kewarganegaraan.

Sebagaimana dilansir dari Bola, permasalahan ini mencuat setelah NAC Breda menelan kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles pada 15 Maret 2026. Fokus utama keberatan tersebut tertuju pada bek Dean James yang dianggap tidak memenuhi syarat administratif untuk bermain dalam pertandingan tersebut.

Investigasi lebih lanjut menunjukkan bahwa polemik ini meluas ke sejumlah pemain lain yang telah menjalani naturalisasi menjadi warga negara Indonesia, termasuk Nathan Tjoe-A-On, Justin Hubner, dan Tim Geypens. Para pemain tersebut dinilai kehilangan status izin kerja dan izin tinggal otomatis di Belanda setelah melepas paspor Uni Eropa mereka.

Meskipun jaksa sepak bola profesional mengakui adanya landasan hukum dalam keberatan NAC Breda, otoritas liga memutuskan tidak ada perubahan hasil pertandingan. Keputusan ini memicu ketegangan dalam pertemuan digital antarklub Liga Belanda yang baru-baru ini digelar, di mana Direktur NAC Breda, Remco Oversier, mendapat kecaman keras dari klub-klub rival.

"Saya hanya berpikir bahwa semua klub dalam situasi yang sama akan membuat pilihan yang sama persis seperti NAC. Jika Anda berada di peringkat ketujuh belas, dengan selisih poin ini, saya pikir semua orang akan melakukan itu," kata Pierre van Hooijdonk, mantan pemain Timnas Belanda.

Van Hooijdonk menilai fokus serangan seharusnya tidak ditujukan kepada NAC Breda, melainkan kepada KNVB yang dianggap lalai dalam mengawasi aturan. Ia mencontohkan kasus tahun 2007 saat PSV Eindhoven didiskualifikasi dari Piala Belanda karena memainkan Manuel da Costa yang tengah dalam masa hukuman larangan bertanding.

Di sisi lain, Ajax Amsterdam menjadi satu-satunya klub yang dilaporkan terhindar dari masalah ini saat merekrut Maarten Paes dari FC Dallas pada Januari 2026. Ajax disebut melakukan pemeriksaan administratif menyeluruh sebelum meresmikan transfer kiper tersebut guna memastikan seluruh dokumen izin kerja telah terpenuhi sesuai regulasi.

Recommended