Politeknik Siber dan Sandi Negara Minim Pendaftar Sekolah Kedinasan

Politeknik Siber dan Sandi Negara tercatat memiliki jumlah pelamar paling sedikit pada seleksi sekolah kedinasan menjelang pendaftaran Juni 2026 mendatang.

Politeknik Siber dan Sandi Negara (PSSN) menjadi institusi dengan jumlah peminat paling rendah dalam seleksi sekolah kedinasan menjelang pembukaan pendaftaran yang diprediksi jatuh pada Juni 2026. Berdasarkan data rekapitulasi pelamar terakhir, sekolah di bawah naungan Badan Siber dan Sandi Negara ini hanya mencatat 2.632 pendaftar.

Jumlah pelamar PSSN tersebut berada jauh di bawah instansi favorit lainnya seperti Politeknik Keuangan Negara STAN yang mencapai puluhan ribu orang. Rendahnya angka pendaftar ini dilaporkan dapat menjadi pertimbangan strategis bagi calon peserta untuk memaksimalkan peluang kelulusan pada seleksi mendatang.

Data rekapitulasi pelamar yang dilansir dari Medcom menunjukkan total 141.261 orang telah melakukan submisi pendaftaran ke berbagai instansi kedinasan per Juli tahun sebelumnya. Selain PSSN, Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) juga masuk dalam daftar peminat rendah dengan total 7.563 pelamar.

Daftar Jumlah Pendaftar Sekolah Kedinasan
Nama Sekolah Kedinasan Jumlah Pendaftar
Politeknik Siber dan Sandi Negara 2.632
Sekolah Tinggi Intelijen Negara 7.563
Politeknik Statistika STIS 15.869
STMKG 18.858
Kementerian Perhubungan 28.493
IPDN 31.264
PKN STAN 45.518

Pemerintah memprediksi jadwal pendaftaran sekolah kedinasan 2026 akan dibuka pada rentang Juni hingga Juli 2026 mendatang. Perkiraan ini disusun berdasarkan pola pelaksanaan tahun sebelumnya, meskipun pengumuman resmi mengenai tanggal pastinya masih menunggu keputusan resmi dari instansi berwenang.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 20 Tahun 2021, sekolah kedinasan merupakan perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh kementerian atau lembaga negara. Sistem pendidikannya menerapkan pola ikatan dinas atau pola pembibitan yang memungkinkan lulusannya langsung bekerja di pemerintahan.

Proses seleksi awal direncanakan melalui portal SSCASN BKN yang mencakup pengumuman pendaftaran dan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Setelah melewati tahap SKD pada Agustus 2026, calon praja atau mahasiswa akan mengikuti seleksi lanjutan yang ketentuannya sepenuhnya menjadi kewenangan masing-masing instansi penyelenggara.

Recommended