Presiden Prabowo Soroti Kehadiran Aburizal Bakrie di Peresmian Pabrik VKTR

Presiden Prabowo Subianto mencari Aburizal Bakrie saat peresmian pabrik kendaraan listrik VKTR di Magelang pada 8 April 2026, menitip teguran melalui Anindya Bakrie.

Dalam sebuah momen yang menarik perhatian, Presiden Prabowo Subianto menanyakan kehadiran Aburizal Bakrie saat meresmikan pabrik perakitan kendaraan listrik VKTR Teknologi Mobilitas Tbk di Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis (8/4/2026). Prabowo menyebut Aburizal sebagai kawan dekatnya.

VKTR merupakan salah satu anak perusahaan di bawah naungan konglomerasi Bakrie Group. Pada acara penting tersebut, Anindya Bakrie, yang menjabat sebagai Komisaris Utama VKTR, turut hadir.

Prabowo sempat melontarkan candaan kepada Anindya Bakrie, memuji visi perusahaan tersebut dalam industrialisasi dan transisi energi. Menurutnya, langkah ini menunjukkan pemahaman yang mendalam mengenai arah pembangunan yang perlu dijalankan.

Presiden kemudian menyatakan bahwa Aburizal Bakrie, ayah dari Anindya, pasti merasa bangga dengan inisiatif yang telah diambil oleh putranya. "Jadi ini saudara Anindya ini, ya memang visioner. Jadi mengerti, paham arah pembangunan yang harus kita jalankan. Jadi saya kira, walaupun bapakmu kawan saya, tapi saya kira hari ini dia juga cukup bangga," kata Prabowo, seperti dilansir dari Detik Finance, Kamis (9/4/2026), disambut gelak tawa hadirin.

Mantan Menteri Pertahanan tersebut pun mempertanyakan alasan ketidakhadiran Aburizal pada acara penting yang diselenggarakan oleh Anindya. Prabowo bahkan menitipkan pesan khusus dan meminta Anindya untuk menyampaikan teguran dari Presiden Republik Indonesia kepada ayahnya.

"Kok dia nggak ke sini hari ini? Coba ditegur Presiden Republik Indonesia itu, ya kan," ujar Prabowo sambil tertawa, diikuti tawa yang lebih riuh dari para tamu. "Tapi saya kira ini sesuatu yang sangat luar biasa. Jadi saya bahagia, ini arah kita," imbuhnya, berusaha menenangkan suasana.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk mendukung pengembangan industri kendaraan listrik. Ia menyampaikan bahwa jika Anindya menghadapi kendala dalam menjalankan bisnis ini, pemerintah siap membantu menyelesaikan masalah tersebut.

"Saya bangga bisa hadir di sini dan saya terus akan memantau progres saudara. Kalau ada kesulitan-kesulitan, saudara punya banyak jalur, sampaikan. Kita akan selesaikan karena ini saya anggap suatu industri yang sangat penting," beber Prabowo, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mendukung sektor strategis ini.

Recommended