Publik sepak bola Indonesia menyoroti sosok Aleksandar Dimitrov, pelatih Timnas Bulgaria, yang akan memimpin timnya menghadapi Timnas Indonesia pada final FIFA Series 2026. Pertandingan krusial ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin (30/3/2026) malam WIB, demikian dilansir dari Bola.
Sebelumnya, Tim Garuda sukses mengungguli Saint Kitts and Nevis dengan skor telak empat gol tanpa balas di SUGBK. Sementara itu, Bulgaria menunjukkan dominasinya dengan meraih kemenangan besar 10-2 atas Kepulauan Solomon. Laga final diprediksi akan menyajikan duel taktik yang sengit di antara kedua tim.
Aleksandar Dimitrov secara resmi mengemban tugas sebagai pelatih Timnas Bulgaria sejak September 2025, dengan kontrak yang akan berakhir pada Juni 2027. Di bawah kepemimpinannya, ia dikenal dengan keberaniannya dalam memberikan kesempatan kepada para pemain muda.
Pendekatan ini tidak terlepas dari pengalaman panjang Dimitrov selama tujuh tahun menangani Timnas Bulgaria U-21. "Saya memiliki pengetahuan yang baik dengan kualitas para pemain muda karena saya pernah terlibat cukup lama di tim U-21," ungkap Dimitrov seperti dikutip dari Bola.
Karier di Tanah Air: Pemain hingga Asisten Pelatih
Dimitrov memiliki hubungan emosional yang mendalam dengan Indonesia. Pemegang lisensi UEFA Pro ini pernah merumput di liga Indonesia sebagai pemain, membela Persija Jakarta dan Persegres Gresik United. Tidak hanya itu, ia juga sempat menjabat sebagai asisten pelatih di Persipura Jayapura dan Timnas Indonesia.
Pengalaman tersebut menjadi modal penting baginya untuk tidak menghadapi kesulitan beradaptasi dengan atmosfer sepak bola di Indonesia. "Saya tidak perlu beradaptasi, tetapi para pemain saya tentu perlu waktu untuk aklimatisasi," kata Aleksandar Dimitrov. Ia menambahkan bahwa kembali ke Indonesia setelah 19 tahun terasa seperti pulang ke "rumah kedua."
Persija: Awal Perjalanan yang Tak Terlupakan
Perjalanan karier kepelatihannya dimulai di Indonesia. Setelah pensiun sebagai pemain pada 2006, Dimitrov langsung ditunjuk sebagai asisten pelatih Persipura Jayapura, mendampingi Ivan Kolev. Pelatih kelahiran 12 September 1976 ini kemudian mengikuti Ivan Kolev ke Timnas Indonesia dan menjadi bagian dari staf pelatih, termasuk saat Piala Asia 2007.
Meski mengantongi segudang pengalaman, Dimitrov menyatakan bahwa Persija Jakarta selalu memiliki tempat istimewa di hatinya. "Itu adalah awal perjalanan saya, baik sebagai pemain maupun pelatih. Saya mencintai Persija dan dukungan Jakmania," tuturnya.
Fasih Berbahasa Indonesia
Kedekatan Dimitrov dengan Indonesia tidak hanya sebatas karier, tetapi juga mencakup kemampuan berbahasa. Mantan pelatih Beroe ini ternyata masih fasih berbahasa Indonesia. Saat dihubungi Bola melalui pesan singkat, Dimitrov membalas dengan menggunakan Bahasa Indonesia.
"Selamat malam, sampai jumpa di Jakarta. Saya masih ingat Bahasa Indonesia," ujarnya. Ia juga mengenang banyak momen indah selama di Indonesia, dengan menyebut nama-nama seperti Rahmad Darmawan dan Boaz Solossa sebagai figur yang sangat berkesan baginya.