Langkah Bandung bjb Tandamata untuk mencapai final four Proliga 2026 semakin terjal setelah mengalami kekalahan telak 0-3 dari Jakarta Electric PLN. Pertandingan tersebut berlangsung di GOR Ken Arok, Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (7-2-2026).
Dengan hasil ini, Bandung bjb Tandamata tertahan di peringkat keenam klasemen sementara sektor putri. Mereka baru mengumpulkan sembilan poin dari delapan pertandingan yang telah dimainkan.
Cindy Tiara Berliyan dan kawan-kawan terpaut tiga poin dari Jakarta Popsivo Polwan yang berada di posisi keempat dengan jumlah pertandingan yang sama. Sementara itu, Jakarta Electric PLN semakin kokoh di peringkat ketiga dengan raihan 14 poin.
Posisi kedua klasemen sementara ditempati Jakarta Pertamina Enduro dengan 18 poin. Puncak klasemen masih dikuasai Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia sebelum menghadapi Jakarta Livin Mandiri pada Minggu (8-2-2026).
Pelatih Bandung bjb Tandamata, Risco Herlambang Matulessy, menekankan pentingnya memenangkan pertandingan-pertandingan selanjutnya. "Dengan situasi ini, kami harus bisa memenangkan laga-laga berikutnya," ujarnya.
Risco menambahkan bahwa timnya harus memenangkan empat pertandingan tersisa. Hal ini menjadi pelajaran berharga untuk menghadapi seri selanjutnya di Bojonegoro dan Sentul. Menurutnya, peluang masih ada meskipun akan sulit jika kembali mengalami kekalahan.
Pada seri Bojonegoro pekan depan, Bandung bjb Tandamata dijadwalkan bertemu dengan Medan Falcons dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia. Dua laga terakhir babak reguler akan dijalani melawan Jakarta Popsivo Polwan dan Jakarta Livin Mandiri di Sentul pada 19 dan 22 Februari 2026.
Untuk menjaga asa lolos ke final four, Bandung bjb Tandamata wajib menyapu bersih empat pertandingan tersebut. Seluruh laga tersisa akan menjadi penentu nasib tim asal Bandung itu di fase reguler.
Saat menghadapi Jakarta Pertamina Enduro pada seri Malang, Bandung bjb Tandamata sempat menunjukkan upaya bangkit. Mereka mampu unggul 4-0 di awal set, meskipun hanya diperkuat satu pemain asing, Anastasia Guerra.
Risco menjelaskan bahwa pemain asing lainnya belum bisa dimainkan karena masalah nonteknis. Ia berharap kedua pemain asing tersebut sudah bisa diturunkan pada seri selanjutnya.
Keterbatasan daya serang menjadi kendala bagi Bandung bjb Tandamata, sehingga mereka kalah di set pertama dengan skor 22-25. Keunggulan pemain asing membuat Jakarta Pertamina Enduro semakin percaya diri dan menutup set kedua dengan skor 25-20.
Risco menuturkan bahwa timnya sempat unggul di set pertama dan menyamakan kedudukan di set kedua, namun tidak bisa mematikan receive lawan.
Situasi serupa kembali terjadi pada set ketiga ketika Bandung bjb Tandamata sempat unggul di awal pertandingan. Namun, Jakarta Pertamina Enduro memastikan kemenangan 3-0 setelah menutup set ketiga dengan skor 25-21.
Risco mengakui keunggulan materi pemain lokal yang dimiliki timnya, namun mereka terlalu terburu-buru dan sering melakukan kesalahan sendiri.
Ia menambahkan bahwa timnya tidak bisa mematikan poin lawan saat menyerang, padahal receive mereka berjalan baik saat bertahan. Risco juga mengungkapkan kekecewaannya karena laga ini sangat penting untuk peluang ke final four.