Prudential Syariah Bukukan Premi Iuran Rp2,9 Triliun Kuartal III 2025

Prudential Syariah mencatat total kontribusi premi iuran Rp2,9 triliun hingga kuartal III 2025, tumbuh 7 persen.

Peningkatan literasi keuangan syariah di Indonesia belum sepenuhnya diikuti dengan peningkatan inklusi. Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) OJK 2025 menunjukkan peningkatan literasi dari 39,11 persen (2024) menjadi 43,42 persen (2025). Sementara itu, inklusi meningkat tipis dari 12,88 persen menjadi 13,41 persen. Penetrasi asuransi syariah nasional masih di bawah 1 persen.

Kesenjangan ini menyoroti bahwa tantangan industri bukan hanya edukasi, tetapi juga akses dan relevansi produk. Prudential Syariah menjadikan inovasi sebagai strategi utama untuk memperluas proteksi berbasis syariah.

Hingga kuartal III 2025, Prudential Syariah membukukan total kontribusi premi iuran Rp2,9 triliun, tumbuh 7 persen. Tingkat solvabilitas (Risk Based Capital/RBC) tercatat 2.328 persen (Dana Perusahaan) dan 197 persen (Dana Tabarru’), melampaui batas minimum regulator 120 persen. Klaim dan manfaat yang disalurkan mencapai Rp1,5 triliun.

Chief Customer & Marketing Officer Prudential Syariah, Vivin Arbianti Gautama, menyatakan bahwa pertumbuhan ini berkat kolaborasi peserta, tenaga pemasar, dan mitra bisnis. Inovasi memastikan solusi proteksi relevan, inklusif, dan mudah dijangkau.

Prudential Syariah menawarkan solusi proteksi, termasuk asuransi jiwa dan perencanaan warisan, proteksi risiko penyakit kritis, dukungan perlindungan ibadah haji, konsep fair pricing, serta asuransi yang menyasar generasi muda.

Pendekatan ini memperluas basis peserta, mulai dari keluarga muda hingga calon jamaah haji.

Selain inovasi produk, penguatan distribusi penting. Prudential Syariah didukung lebih dari 80.000 tenaga pemasar melalui Sharia Way of Selling. Perusahaan memperluas kanal bancassurance dengan menggandeng Bank Syariah Indonesia (BSI), yang memiliki lebih dari 22 juta nasabah.

Peningkatan literasi dilakukan melalui Sharia Knowledge Centre (SKC) dan kampanye digital yang menjangkau sekitar 3 juta audiens. Kolaborasi dengan Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan Al-Azhar memperluas dampak edukasi hingga sekitar 300 ribu masyarakat.

Komitmen ini berbuah penghargaan Indonesia Sharia and Halal Top Brand Awards 2026 sebagai Indonesia Best Sharia Life Insurance 2026 with Inclusive Protection Solutions through Continuous Innovation.

Tantangan industri ke depan adalah memastikan semakin banyak keluarga Indonesia terlindungi dengan solusi yang relevan, transparan, dan sesuai nilai yang diyakini masyarakat.

Recommended