PSBS Biak telah melakukan evaluasi tim sebagai persiapan menghadapi PSIM Yogyakarta dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 pekan ke-23. Pertandingan akan berlangsung di Stadion Maguwoharjo pada Jumat, 27 Februari 2026, pukul 20.30 WIB.
Marian Mihail, pelatih PSBS Biak, menekankan pentingnya laga ini sebagai momentum kebangkitan tim. Sebelumnya, Badai Pasifik ditahan imbang Persis Solo dengan skor 2-2 di Stadion Manahan pada 21 Februari 2026.
Mihail menjelaskan, evaluasi mendalam telah dilakukan terhadap pertandingan melawan Persis. "Kami telah melihat pertandingan sebelumnya melawan Persis. Kami evaluasi pertandingan kemarin dan kesalahan-kesalahan di pertandingan kemarin kami perbaiki," ujar Marian Mihail, Rabu (25/2/2026).
Pelatih asal Rumania itu berharap para pemain dapat mengambil pelajaran dari evaluasi tersebut. Mihail juga menegaskan komitmen tim untuk tampil maksimal dan berjuang meraih tiga poin saat melawan PSIM.
Pada pertemuan pertama musim ini, PSBS sempat unggul 2-0 atas PSIM, namun akhirnya imbang. Mihail bertekad kejadian serupa tidak terulang.
Menurutnya, setiap pertandingan di Liga Indonesia memiliki dinamika tersendiri. Hasil pertemuan sebelumnya tidak dapat dijadikan acuan mutlak.
PSBS saat ini berada di peringkat ke-15 klasemen sementara BRI Super League dengan 18 poin, sementara PSIM berada di posisi ketujuh dengan 33 poin.
Salah satu fokus utama evaluasi adalah lini pertahanan. PSBS tercatat sebagai tim dengan jumlah kebobolan terbanyak, yaitu 45 gol.
"Taktikal tidak akan berubah, kami akan perbaiki sedikit saja. Bermain lebih berhati-hati apalagi di lini belakang. Secara statistik kami paling banyak kebobolan. Tapi kami akan berusaha memberi yang terbaik dan mencuri poin," paparnya.
Mihail menambahkan, beberapa pemain mengalami cedera ringan, namun kondisinya tidak terlalu mengkhawatirkan. Ia berharap pemain yang cedera dapat segera pulih dan tim memiliki opsi pemain lain yang siap memberikan yang terbaik.