PSBS Biak Akui Keunggulan Bali United Setelah Kalah 1-6

PSBS Biak harus mengakui keunggulan Bali United dengan skor 1-6 pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026, Senin (6/4/2026), kata pelatih Marian Mihail.

PSBS Biak menelan kekalahan telak 1-6 saat bertandang ke markas Bali United dalam laga pekan ke-26 BRI Super League musim 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Senin (6/4/2026) malam WIB tersebut menjadi kekalahan ke-16 bagi tim berjuluk Badai Pasifik itu di musim ini.

Awalnya, PSBS sempat unggul lebih dulu melalui gol Mohcine Hassan di menit ke-30. Namun, Bali United berhasil membalikkan keadaan dan mengamuk dengan enam gol balasan. Joao Ferrari mencetak dua gol pada menit ke-40 dan 48', dilengkapi gol dari Teppei Yachida (37'), Diego Campos (63'), Jordy Bruijn (81'), dan Boris Kopitovic (90+2').

Pelatih PSBS Biak, Marian Mihail, menyampaikan penerimaan atas hasil minor tersebut. Dikutip dari Bola, Mihail mengakui bahwa Bali United bermain jauh lebih baik dibandingkan timnya, terutama pada babak kedua. Ia menyebut lawan mendominasi di semua lini permainan.

"Tidak banyak yang bisa dikatakan dari sudut pandang kami. Mereka tampil lebih unggul, terutama di babak kedua. Mereka unggul di segala lini," kata Marian Mihail setelah pertandingan. Ia juga menambahkan, "Jadi, kita harus mengucapkan selamat kepada lawan, Bali bermain bagus."

Mihail melanjutkan bahwa performa Bali United tidak mengejutkannya secara pribadi, meskipun mungkin mengejutkan beberapa pemain di timnya. Ia merasa timnya gagal memberikan perlawanan yang sepadan dengan permainan tuan rumah.

Optimisme PSBS Biak untuk Bangkit dari Zona Degradasi

Kekalahan ini membuat PSBS Biak tetap tertahan di dasar klasemen sementara BRI Super League, menempati peringkat ke-18 dengan 18 poin dari 26 pertandingan. Ancaman degradasi semakin mengintai tim asal Papua tersebut.

Meskipun demikian, gelandang PSBS Biak, Yano Putra, menunjukkan optimisme timnya. Ia menyadari situasi sulit yang dihadapi, di mana tim membutuhkan poin untuk keluar dari zona degradasi. "Tapi pertandingan hari ini kami belum bisa mendapatkan poin," ujar Yano Putra.

Yano Putra juga mengungkapkan keyakinannya bahwa timnya hanya membutuhkan satu kemenangan untuk bisa bangkit dari keterpurukan. "Masih ada beberapa pertandingan lagi karena di zona bawah jaraknya tidak terlalu jauh. Masih sangat mungkin untuk kami bisa balikkan keadaan dan naik lagi," tambahnya.

Sebagai persiapan untuk pertandingan selanjutnya, Yano Putra menyatakan bahwa timnya akan beristirahat dan kemudian mempersiapkan diri secara maksimal untuk menghadapi Borneo FC. Mereka berharap dapat meraih poin penting di laga berikutnya.

Recommended