Kompetisi BRI Super League 2025/2026 kembali bergulir setelah jeda libur Idulfitri dan FIFA Matchday. Pekan ke-26 akan menyajikan pertandingan sengit antara PSIM Yogyakarta dan Dewa United.
Pertemuan kedua kesebelasan ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 3 April 2026, pukul 19.00 WIB, di Stadion Banten International Stadium, Serang, seperti dilansir dari Bola.
Laga ini diprediksi akan berlangsung panas mengingat kedua tim memiliki ambisi kuat untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara. Duel ini juga dapat disaksikan melalui siaran langsung di Indosiar dan platform Vidio.
PSIM Yogyakarta saat ini menduduki peringkat kedelapan dengan koleksi 38 poin. Mereka hanya berjarak tipis dari Dewa United yang berada di posisi kesembilan dengan perolehan 34 angka.
Selisih poin yang tidak terlalu jauh ini menjanjikan pertandingan yang ketat sejak awal. Kemenangan akan krusial bagi kedua tim untuk menjaga peluang bersaing di papan atas.
Laskar Mataram, julukan PSIM Yogyakarta, datang ke laga tandang ini dengan modal yang cukup meyakinkan. Berdasarkan catatan pertemuan sebelumnya, PSIM unggul atas Dewa United.
Pada putaran pertama musim ini, PSIM berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Dewa United. Pertandingan tersebut digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada 22 Oktober 2025.
Kala itu, penyerang PSIM, Nermin Haljeta, menjadi bintang lapangan dengan memborong kedua gol kemenangan bagi timnya. Performa PSIM juga menunjukkan konsistensi dalam beberapa pertandingan terakhir.
Mereka belum terkalahkan dalam lima laga terakhir di BRI Super League, dengan catatan satu kemenangan dan empat hasil imbang. Sementara itu, Dewa United, yang dijuluki Banten Warriors, juga menunjukkan performa kompetitif.
Dalam lima pertandingan terakhirnya, Dewa United berhasil membukukan tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan hanya sekali menelan kekalahan.
Tantangan Kehilangan Pilar Penting
Kedua tim dipastikan akan menghadapi laga ini tanpa sejumlah pemain kunci. PSIM Yogyakarta membawa 21 pemain dalam lawatannya ke Banten, namun tidak bisa diperkuat gelandang andalan Fahreza Sudin.
Fahreza masih harus menjalani sanksi tambahan dari Komisi Disiplin PSSI menyusul kartu merah yang didapatnya saat menghadapi Semen Padang pada 4 Maret lalu. Di sisi lain, Dewa United juga kehilangan sosok penting di lini tengah.
Ricky Kambuaya tidak dapat bermain karena akumulasi kartu kuning. Ia telah mengoleksi kartu kuning ke-10 musim ini, yang didapatkan saat bertanding melawan Persija Jakarta pada 15 Maret 2026.
Meskipun demikian, kedua tim diketahui memiliki kedalaman skuad yang memadai. Kondisi ini diharapkan dapat menambal absennya para pemain kunci dan menjaga daya tarik pertandingan.