PSIM Yogyakarta mengusung misi besar saat menantang Arema FC pada pertandingan pamungkas pekan ke-34 BRI Super League 2025/2026. Laga penutup musim ini akan digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Jumat sore WIB, seperti dikutip dari Bola.
Sengitnya persaingan papan tengah terlihat dari posisi kedua tim di klasemen sementara saat ini. Arema FC bertengger di peringkat ke-10 dengan perolehan 45 poin dari 33 laga, sementara PSIM menempel ketat tepat di bawahnya dengan koleksi poin yang sama.
Catatan dari pertemuan pertama musim ini menunjukkan kekuatan seimbang setelah kedua tim bermain imbang 1-1 di Stadion Sultan Agung pada 16 Agustus 2025. Sebagai tim promosi, Laskar Mataram tampil cukup kompetitif dengan membukukan 11 kemenangan, 12 hasil imbang, dan 10 kekalahan.
Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, menegaskan signifikansi laga kontra Singo Edan. Kemenangan menjadi harga mati karena hasil tersebut akan mendongkrak posisi Laskar Mataram ke zona 10 besar di akhir kompetisi.
Juru taktik berkebangsaan Belanda tersebut memastikan bahwa kesiapan anak asuhnya berjalan lancar selama masa persiapan di Malang. Dirinya berharap performa maksimal dapat ditunjukkan oleh seluruh elemen tim di lapangan.
"Pertandingan ini sangat penting karena kami bermain melawan tim yang memiliki poin sama dengan kami. Jika kami bisa menang, kami dapat naik di papan klasemen dan itu menjadi target saya," kata Jean-Paul van Gastel.
"Target saya adalah mencoba finis di posisi 10 besar. Jadi, persiapannya sudah sangat baik," ujar pelatih berusia 54 tahun tersebut.
Deri Corfe Suarakan Optimisme Skuad Laskar Mataram
Nada optimistis juga datang dari lini serang PSIM melalui penyerang andalan mereka, Deri Corfe. Pemain depan asal Inggris tersebut menyatakan bahwa seluruh anggota skuad berada dalam kondisi prima untuk bertarung.
Deri menjelaskan bahwa target utama tim adalah mengamankan poin penuh demi menyegel posisi terbaik di tabel klasemen akhir. Skuad bertekad memberikan penampilan tertinggi sebelum kompetisi resmi berakhir.
"Persiapan berjalan baik seperti yang dikatakan pelatih. Kami ingin finis sekuat mungkin. Kami ingin masuk ke posisi 10 besar, jadi besok adalah laga yang penting bagi kami dan kami ingin tampil maksimal," kata Deri Corfe.
Kekuatan lini tengah dan depan Laskar Mataram dipastikan sedikit pincang tanpa kehadiran dua pilar asing asal Belanda. Gelandang Donny Warmerdam terpaksa absen akibat hukuman kartu merah pekan lalu, sedangkan Anton Fase masih menjalani pemulihan cedera.