PSS Sleman resmi mengamankan tiket promosi ke ajang Super League 2026/2027 setelah mengalahkan PSIS Semarang dengan skor telak 3-0 pada laga pekan ke-27 kasta kedua, Minggu (3/5/2026) sore WIB. Pertandingan yang menentukan nasib skuad Elang Jawa tersebut berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Kemenangan krusial ini membuat PSS Sleman mengunci posisi puncak klasemen akhir Grup Timur dengan total perolehan 56 poin dari 27 pertandingan. Dilansir dari Bola, PSS dipastikan unggul secara head-to-head atas Persipura Jayapura yang menempati peringkat kedua dengan koleksi poin yang sama.
Perjalanan tim asuhan Ansyari Lubis menuju kasta tertinggi dilalui dengan dinamika performa yang fluktuatif sepanjang musim. Tim sempat mencatatkan rekor sempurna di awal kompetisi sebelum mengalami penurunan performa pada putaran kedua dan akhirnya bangkit kembali pada putaran ketiga.
Manajemen PSS Sleman mempertahankan pilar penting seperti Gustavo Toncantins dan Cleberson Martins dari musim sebelumnya untuk menjaga stabilitas tim. Selain itu, kehadiran pemain senior seperti Fachruddin Aryanto, Kim Kurniawan, dan pinjaman Riko Simanjuntak menjadi faktor penentu kekuatan skuad.
Sektor lini serang menjadi kunci keberhasilan dengan performa menonjol Gustavo Toncantins yang mencetak 22 gol dan 11 assist dari 25 laga musim ini. Penyerang asal Brasil tersebut kini resmi melampaui rekor legenda klub, Marcelo Braga, dengan total koleksi 38 gol selama dua musim berseragam Elang Jawa.
Berdasarkan data nilai pasar, PSS Sleman menjadi kontestan dengan skuad termahal di kompetisi kasta kedua musim ini dengan total valuasi mencapai Rp47,54 miliar. Nilai tersebut berada di atas pesaing lainnya seperti Garudayaksa FC dan Barito Putera.
Setelah memastikan promosi, PSS Sleman kini bersiap menghadapi laga final untuk memperebutkan gelar juara kompetisi kasta kedua 2025/2026. Pertandingan pamungkas melawan pemuncak Grup Barat, Garudayaksa FC, dijadwalkan berlangsung di Stadion Maguwoharjo pada Sabtu (9/5/2026).