Manajemen PSS Sleman kini mulai bergerak menyusun komposisi skuad terbaru untuk menyambut kompetisi kasta tertinggi musim depan setelah berhasil memastikan tiket promosi, seperti dilansir dari Bola.
Klub berjuluk Super Elja tersebut sukses kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia setelah menyelesaikan kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026 pada posisi runner-up.
Direktur PT Putra Sleman Sembada, Yoni Arseto, menjelaskan bahwa manajemen menuntut pembentukan tim yang kompetitif agar mampu bersaing dengan baik di Super League nanti.
"Momentum kembali ke kasta tertinggi kami harapkan bukan hanya menjadi persinggahan sesaat di Super League. Semoga PSS bisa terus tumbuh, berprestasi, bersaing di papan atas hingga suatu hari mampu mencapai puncak," ujar Yoni Arseto, Direktur PT Putra Sleman Sembada.
Pihak manajemen saat ini memberikan keleluasaan penuh kepada tim pelatih beserta tim scouting untuk meramu komposisi pemain, walau belum ada keputusan final mengenai nama-nama baru.
"Persiapan baru proses dari tim scouting ataupun pelatih. Memang kami beri wewenang untuk meramu tim. Kami berikan dulu kepercayaan ini karena masih taraf penjajakan. Semua belum ada kepastian untuk saat ini," kata Yoni Arseto.
Manajemen juga menetapkan bahwa posisi pelatih kepala untuk musim depan akan kembali dipegang oleh Pieter Huistra yang pada musim lalu menjabat sebagai Direktur Teknik klub.
"Pelatih ya, sudah ada. Coach Pieter kontraknya kan masih," ujar Yoni Arseto.
Sebelumnya, taktik pelatih asal Belanda itu belum berhasil menyelamatkan Super Elja dari jurang degradasi ketika menakhodai tim pada kompetisi BRI Liga 1 2024/2025.
Saat ini, beberapa nama pemain mulai dikaitkan dengan PSS Sleman di bursa transfer, seperti trio PSBS Biak hingga bek Persib Bandung, Alfeandra Dewangga.
"Kalau itu saya serahkan ke pelatih. Intinya, kalau belum tanda tangan berarti belum pasti. Rumor-rumor pemain banyak sih rumor. Kalau sudah tanda tangan kontrak itu baru pasti," tegas Yoni Arseto.