Marcus Rashford merasa betah dengan babak baru dalam kariernya di Barcelona. Ia belum memiliki keinginan untuk kembali ke Manchester United (MU), meskipun peluang untuk itu terbuka lebar.
Setelah meninggalkan Old Trafford pada musim panas 2025 karena perselisihan dengan mantan pelatih Ruben Amorim, Rashford memilih untuk bergabung dengan Barcelona selama musim 2025/26. Langkah ini membuahkan hasil positif, dengan performa winger berusia 28 tahun itu meningkat pesat. Rashford telah mencetak 10 gol dan memberikan 12 assist untuk Barcelona di semua kompetisi.
Meski demikian, performa ini masih mendapat kritik dari media Spanyol, yang menilai bahwa Rashford seharusnya bisa lebih produktif jika lebih efisien di depan gawang.
Banyak spekulasi muncul mengenai kemungkinan Rashford kembali ke MU, terutama karena masalahnya di Old Trafford sebagian besar disebabkan oleh Amorim. Bahkan, kabar terbaru menyebutkan bahwa Michael Carrick tertarik untuk membawa penyerang tersebut kembali ke Theatre of Dreams.
Akan tetapi, Fabrizio Romano, koresponden senior GIVEMESPORT, menegaskan bahwa Rashford saat ini fokus pada kariernya di Barcelona. Dalam kanal YouTube-nya, Romano menyatakan bahwa winger Inggris itu tidak memikirkan kemungkinan kembali ke MU.
"Untuk Marcus Rashford, ini bukan kewajiban beli, ini cuma pinjaman dengan opsi beli senilai 30 juta euro. Itu adalah jumlah jika Barcelona memutuskan menandatangani Rashford pada musim panas 2026," ungkap Romano.
Romano menambahkan, Rashford menunjukkan performa yang sangat baik dan memberikan dampak positif sejak awal kedatangannya di Barcelona. Ia merasa sangat senang dengan kota, liga, klub, pelatih, dan rekan setimnya.
Keinginan Barcelona untuk mempertahankan Rashford berbanding terbalik dengan harapan Carrick. Hansi Flick, pelatih Barcelona, disebut-sebut ingin mengaktifkan opsi beli yang telah disepakati dengan MU. Flick bahkan memuji profesionalisme Rashford sejak bergabung pada Desember lalu.
"Ketika dia duduk di bangku cadangan, itu menunjukkan kami punya tim yang bagus," ujarnya.
Flick menambahkan bahwa Rashford adalah pemain profesional sejati dengan sikap dan mentalitas yang luar biasa. Meskipun awalnya membutuhkan sedikit adaptasi, Rashford kini berada di level terbaiknya.
"Saya bicara dengan pemain yang tidak bermain untuk menjelaskan alasannya, dan dia berkata kepada saya, 'Mister, di Inggris mereka bilang bos, Anda tidak perlu memberitahu saya ini. Yang penting hanya tim, kita harus menang tiga poin, tidak ada yang lebih penting.' Itu sikap yang benar, mentalitasnya tepat, dan saya senang dia ada di sini," ungkap pelatih asal Jerman itu.