Bintang muda Barcelona, Pedri, ternyata hampir bergabung dengan Real Madrid sebelum akhirnya berlabuh di Camp Nou. Namun, transfer tersebut urung terjadi karena Real Madrid merasa Pedri tidak sesuai dengan profil pemain yang mereka cari.
Informasi ini diungkapkan oleh Pepe Mel, mantan pelatih Pedri di Las Palmas. Mel membeberkan bahwa Real Madrid sempat memantau Pedri sebelum sang pemain memilih Barcelona.
"Real Madrid bahkan sempat memantaunya," kata Mel, mengutip dari Diario SPORT, sebelum menceritakan percakapannya dengan Emilio Butragueno, legenda klub yang kini menjabat sebagai direktur di Real Madrid.
Mel, yang saat itu melatih Las Palmas, memainkan peran penting dalam perkembangan Pedri. Ia memberikan kesempatan bagi Pedri untuk menunjukkan bakatnya di level tertinggi.
Dalam percakapannya dengan Butragueno, Mel mengungkapkan bahwa petinggi Real Madrid tersebut tidak melihat Pedri sebagai pemain yang cocok untuk tim mereka. Butragueno menolak Pedri karena tidak mengenalinya sebagai tipe pemain Real Madrid.
Penolakan yang Kini Menjadi Bumerang
Keputusan Real Madrid untuk menolak Pedri kini menjadi bumerang. Pedri tidak hanya menjadi salah satu gelandang terbaik di dunia, tetapi ia juga bermain untuk rival abadi mereka, Barcelona.
Pedri menandatangani kontrak dengan Barcelona pada 2019 dan bergabung dengan tim utama setahun kemudian. Sejak saat itu, ia telah mencatatkan 235 penampilan kompetitif untuk klub asal Catalan tersebut.