Robert Leonard Marbun Dilantik Jadi Sekjen Kemenkeu

Robert Leonard Marbun resmi menjabat sebagai Sekertaris Jenderal Kementerian Keuangan menggantikan Heru Pambudi pada Jumat (27/3/2026).

Robert Leonard Marbun secara resmi dilantik sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang baru pada hari Jumat (27/3/2026), menggantikan Heru Pambudi.

Sebelumnya, Robert menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Kebijakan Penerimaan Negara serta Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan kepercayaan atas kemampuan Robert dalam mengemban jabatan barunya. "Saya, Menteri Keuangan, dengan ini resmi melantik Saudara dengan jabatan baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Saya percaya saudara akan menjabat sebaik-baiknya," kata Purbaya di Kantor Kemenkeu, Jumat (27/3/2026).

Acara pelantikan dilanjutkan dengan pengucapan sumpah jabatan oleh Robert, diikuti serah terima jabatan antara Robert dan Heru di hadapan Menkeu Purbaya.

Purbaya menyampaikan apresiasi kepada Heru Pambudi atas fondasi yang telah dibangun selama menjabat. "Untuk Pak Heru Pambudi saya ucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya, bapak juga sudah membangun fondasi yang kuat dan itu sekarang jadi baseline kita ke depan. Kepada Pak Robert Leonard Marbun, bekalnya sudah ada jadi tinggal eksekusi dan orkestrasi," ucap Purbaya.

Lebih lanjut, Purbaya berpesan kepada Robert agar dapat melaksanakan tugasnya sebagai Sekjen, terutama dalam koordinasi internal dan antar Kementerian Lembaga, serta fungsi pengawasan dan penguatan kelembagaan.

Menkeu Purbaya menekankan pentingnya pencapaian target pertumbuhan ekonomi. "Waktu kita Pak Robert nggak banyak, saya janji ke orang-orang, ke masyarakat, pertumbuhan ekonomi tahun ini mendekati 6%. Kalau akhir tahun tidak kecapaian, saya dimarahin sama masyarakat," ujarnya.

Purbaya menutup dengan harapan agar perbaikan organisasi dapat memberikan dampak signifikan pada perekonomian. "Tantangan kita berat, waktu kita tidak banyak, kita harus bereskan, merapikan lebih lagi organisasi kita sehingga dampaknya ke perekonomian semakin signifikan," pungkas Purbaya.

Recommended