PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), sebuah perusahaan yang bergerak di sektor energi, berhasil mencatat kinerja keuangan positif sepanjang tahun 2025. Perseroan membukukan pendapatan sebesar US$ 266 juta, menunjukkan pertumbuhan 5% dibandingkan capaian tahun 2024 yang tercatat US$ 254 juta. Laporan ini dilansir dari Detik Finance.
Peningkatan signifikan juga terlihat pada laba bersih perusahaan, yang naik 20% dari US$ 29 juta menjadi US$ 35 juta. Angka ini setara dengan sekitar Rp 594,12 miliar, mengacu pada kurs Rp 16.975. Kenaikan laba tersebut didukung oleh kontribusi pendapatan non-operasional, khususnya dari akuisisi Hafar yang telah rampung pada Agustus tahun lalu.
Djauhar Maulidi, Direktur Utama Rukun Raharja, menyatakan bahwa kinerja perusahaan berada di jalur pertumbuhan yang tepat. Strategi yang diterapkan mencakup keseimbangan antara penguatan bisnis inti dan ekspansi anorganik.
Maulidi menjelaskan, "Pertumbuhan bisnis inti Perseroan tercermin dari mulai beroperasinya proyek kompresor gas di Sengkang pada segmen midstream serta peningkatan penjualan gas pada segmen downstream. Sementara itu, dari sisi ekspansi anorganik, kontribusi akuisisi Hafar turut memperkuat kinerja dan portofolio bisnis Perseroan, sehingga secara keseluruhan mencerminkan efektivitas strategi diversifikasi dalam menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan."
Dalam upaya mendukung pertumbuhan jangka panjang, perseroan telah menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar US$ 200 juta. Alokasi ini akan digunakan untuk seluruh pengembangan proyek strategis, termasuk perluasan kapasitas operasional, peningkatan nilai tambah bisnis, dan penguatan posisi perusahaan di sektor energi nasional.
Beberapa inisiatif utama yang termasuk dalam alokasi capex tersebut adalah pembangunan pipa BBM Balikpapan-Samarinda dan pengembangan fasilitas mini LNG di Jawa Barat. Selain itu, perseroan juga tengah melakukan studi kelayakan untuk fasilitas LNG di Kalimantan Utara, sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio gasnya.
Selain ekspansi secara organik, Rukun Raharja juga memperkuat pertumbuhannya melalui strategi anorganik. Melalui entitas anak usahanya, PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), perseroan saat ini sedang dalam tahap akhir penyelesaian akuisisi SMS Development Limited, pemegang participating interest di Blok Madura Strait.
Secara paralel, proses legal due diligence dan negosiasi tahap akhir untuk rencana akuisisi participating interest pada blok migas lainnya di kawasan Indonesia Timur juga sedang berjalan. Akuisisi ini diharapkan dapat memperluas eksposur perseroan terhadap aset hulu yang produktif serta mendorong pertumbuhan kinerja di masa mendatang.
Langkah ekspansi ini mencerminkan pendekatan yang selektif dan terukur, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance. Djauhar Maulidi menegaskan bahwa seluruh rangkaian transaksi dan pengembangan proyek ini ditargetkan mencapai tonggak utama pada kuartal II tahun 2026. Hal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi berkelanjutan terhadap pertumbuhan kinerja perseroan dalam jangka menengah dan panjang.