RUN System dan Exabytes Indonesia menjalin kemitraan strategis pada Selasa (28/4/2026) untuk memperkuat ekosistem digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui integrasi layanan toko online dan sistem pengelolaan keuangan berbasis SaaS.
Kemitraan ini bertujuan mempercepat digitalisasi sektor UMKM yang selama ini berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional serta menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja di Indonesia, sebagaimana dilansir dari Medcom.
Melalui kolaborasi tersebut, pelaku usaha kini dapat mengelola operasional bisnis secara terpadu, mencakup kehadiran daring, sistem pembayaran, logistik, hingga pencatatan keuangan dalam satu ekosistem digital yang sama.
Country Manager Exabytes Indonesia, Urip Indra Hartawan, menjelaskan bahwa pelaku UMKM saat ini memerlukan sistem yang saling terhubung agar operasional bisnis dapat berjalan lebih efisien dan berkelanjutan di tengah persaingan pasar.
"Digitalisasi UMKM bukan hanya soal memiliki website, tetapi bagaimana teknologi dapat membantu pelaku usaha menjalankan bisnis secara lebih rapi, efisien, dan kompetitif," kata Urip Indra Hartawan, Country Manager Exabytes Indonesia.
Integrasi teknologi ini menyediakan akses bagi UMKM terhadap fitur pembukuan otomatis, laporan keuangan, pemantauan arus kas, hingga analisis bisnis berbasis data untuk meminimalisir proses manual dan meningkatkan akurasi pengambilan keputusan.
Corporate Secretary RUN System, Aryo Ramandito, menyatakan bahwa kemitraan ini merupakan perwujudan visi perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia melalui penyediaan teknologi yang mudah diakses bagi para pelaku usaha.
Aryo menambahkan bahwa fokus sistem digital yang terintegrasi ini akan membantu UMKM agar lebih terarah dalam mengelola bisnis sehingga dapat meningkatkan daya saing mereka di era digital yang semakin kompetitif.
Kerja sama ini juga menjadi bagian dari strategi RUN System untuk memperkuat model bisnis berbasis langganan atau subscription dan pendapatan berulang (recurring revenue) melalui pengembangan layanan Software as a Service (SaaS).