Raksasa teknologi Korea Selatan, Samsung, merilis fitur baru pada aplikasi Device Care versi 13.8.80.7 yang mampu memblokir notifikasi iklan secara otomatis pada perangkat Galaxy mulai Rabu (13/5/2026). Langkah ini diambil untuk merespons keluhan pengguna mengenai gangguan iklan yang sering muncul di bilah notifikasi.
Dilansir dari Detik iNET, fitur tersebut bekerja dengan cara mendeteksi dan membisukan aplikasi yang mengirimkan peringatan iklan terlalu sering. Berbeda dengan pemblokir iklan peramban, sistem ini fokus pada penyaringan konten spam langsung dari sistem pemberitahuan perangkat.
Pengembang menyediakan dua mode operasional, yakni 'Basic' dan 'Intelligent'. Mode Basic mengandalkan pangkalan data Samsung untuk identifikasi, sementara mode Intelligent menggunakan pemindaian real-time untuk menentukan frekuensi pengiriman notifikasi yang dianggap berlebihan.
Mengutip laporan Android Authority, Samsung mengakui bahwa sistem ini tidak sempurna dan mungkin mengalami kesalahan identifikasi. Pengguna dapat meninjau daftar aplikasi yang diblokir melalui menu Settings, masuk ke Device Care, lalu memilih bagian Care report dan Excessive alerts.
Pembaruan Device Care ini baru tersedia secara eksklusif untuk jajaran seri Samsung Galaxy S26. Belum ada kepastian mengenai ketersediaan fitur serupa untuk model lama, namun kemungkinan besar akan diintegrasikan dalam pembaruan antarmuka One UI 8.5 mendatang.
Proses distribusi pembaruan dilakukan secara bertahap melalui layanan Galaxy Store. Pengguna dapat melakukan pengecekan ketersediaan versi terbaru secara mandiri dengan mengakses menu pembaruan pada toko aplikasi resmi milik Samsung tersebut.