Mental juara Satria Muda Pertamina Bandung kembali teruji ketika menghadapi Rajawali Medan dalam lanjutan kompetisi IBL 2026. Dalam pertandingan yang digelar di Bandung Arena pada Jumat (3/4/2026) malam, tim tuan rumah berhasil mengamankan kemenangan tipis 89-87 setelah melalui momen menegangkan di detik-detik akhir laga.
Pertarungan antara kedua tim berjalan sangat ketat sejak awal hingga peluit akhir berbunyi. Keunggulan silih berganti, namun Satria Muda menunjukkan ketenangan dan efektivitas permainan pada waktu-waktu krusial, menjadi faktor penentu perbedaan hasil pertandingan.
Kemenangan dramatis ini semakin istimewa karena ditentukan saat waktu hanya tersisa 0,11 detik sebelum buzzer akhir berbunyi. Kondisi tersebut menggambarkan betapa tipisnya selisih poin dan intensitas duel yang tersaji di lapangan, seperti dilansir dari Bola.
Hasil positif ini tidak hanya memperkokoh posisi Satria Muda di papan klasemen, tetapi juga menjadi bekal penting menjelang pertandingan berikutnya yang akan kembali dimainkan di kandang sendiri.
Pertandingan langsung memanas sejak kuarter pertama dimulai. Yudha Saputera membuka keunggulan awal bagi Satria Muda dengan tembakan tiga poin. Namun, Rajawali Medan segera memberikan respons cepat, bahkan sempat unggul enam poin.
Satria Muda segera melakukan penyesuaian strategi dengan mengambil time-out dini. Meskipun sempat tertinggal, tim tuan rumah secara bertahap menemukan ritme permainannya. Kolaborasi apik antara pemain asing, Ivy-Curry dan Jalen Jones, menjadi kunci kebangkitan mereka.
Momen penting tercipta dari aksi slam dunk Jalen Jones yang memanfaatkan umpan dari Ivy-Curry. Bahkan, tambahan tripoin dari Ivy-Curry sempat membalikkan keadaan, memberikan keunggulan kepada Satria Muda. Chad Brown dan Yudha Saputera juga turut menunjukkan performa impresif. Kolaborasi keduanya menghasilkan slam dunk spektakuler yang membakar semangat tim. Satria Muda akhirnya menutup paruh pertama dengan keunggulan 45-38.
Kebangkitan Rajawali Medan dan Kuarter Krusial
Memasuki kuarter ketiga, Satria Muda sempat menjaga konsistensi permainannya. Jalen Jones dan Ivy-Curry kembali menyumbang poin untuk mempertahankan keunggulan. Namun, Rajawali Medan tidak menyerah begitu saja. Tim tamu berhasil bangkit dan menyamakan skor menjadi 56-56.
Bahkan, Rajawali sempat berbalik unggul setelah memanfaatkan kesalahan offensive foul dari Grahita. Satria Muda mencoba merespons melalui aksi slam dunk Chad Brown, tetapi dominasi pada kuarter ketiga justru menjadi milik Rajawali Medan. Kuarter ini ditutup dengan keunggulan tim tamu 64-60.
Penentuan Dramatis di Kuarter Terakhir
Kuarter keempat menjadi panggung penentuan yang sarat drama. Rajawali kembali membuka poin, namun Satria Muda langsung merespons melalui kontribusi Ivy-Curry. Chad Brown, Ivy-Curry, dan Grahita terus menambah angka lewat tembakan dua poin. Sementara itu, Yudha Saputera tampil sebagai pembeda melalui tembakan tiga angka yang sukses membalikkan keunggulan.
Aksi slam dunk dari duet Ivy-Curry dan Chad Brown semakin membakar semangat tim tuan rumah. Meskipun kedua tim terus saling bertukar poin, Satria Muda akhirnya memastikan kemenangan dengan skor tipis 89-87 di detik-detik terakhir.
Evaluasi Pelatih dan Kunci Kekompakan Tim
Pelatih Satria Muda, Djordje Jovicic, menyampaikan apresiasi atas perjuangan anak asuhnya dalam laga yang sangat ketat tersebut. Ia mengakui timnya sempat bermain sangat baik sebelum kehilangan ritme.