Legenda Manchester United, Paul Scholes, memprediksi Manchester City akan merebut takhta juara Premier League 2025/2026 dari tangan Arsenal setelah melihat hasil pertandingan pekan ke-32 pada Minggu (12/04/2026). Penilaian ini muncul seiring menurunnya performa The Gunners dalam beberapa laga krusial terakhir.
Arsenal baru saja mengalami kekalahan 1-2 saat menjamu Bournemouth di Stadion Emirates pada Sabtu (11/04/2026) malam WIB. Di sisi lain, Manchester City berhasil memetik kemenangan telak 3-0 atas Chelsea di Stamford Bridge pada Minggu malam, sebagaimana dilansir dari Bola.
Hasil pertandingan tersebut membuat selisih poin di klasemen sementara menipis menjadi enam angka saja. Saat ini Arsenal masih memimpin dengan koleksi 70 poin, sementara Manchester City menguntit di posisi kedua dengan raihan 64 poin.
Kondisi tersebut dinilai menguntungkan skuad asuhan Pep Guardiola karena mereka masih menyimpan satu tabungan laga tunda. Selain itu, Manchester City dijadwalkan akan menjamu Arsenal secara langsung di Stadion Etihad pada 19 April mendatang untuk memperebutkan poin penuh.
Scholes menyatakan keraguannya terhadap mentalitas juara tim asuhan Mikel Arteta setelah menelan tiga kekalahan beruntun di berbagai kompetisi domestik. Sebelumnya, Arsenal juga tersingkir dari Carabao Cup oleh City dan kalah dari Southampton di ajang Piala FA.
"Menurut saya Arsenal sudah habis. Semua momentum sekarang ada di tangan Manchester City," kata Paul Scholes, Legenda Manchester United, dalam podcast The Good, The Bad & The Football.
Scholes menambahkan bahwa kemampuan mengalahkan rival langsung dalam pertandingan besar menjadi faktor pembeda yang belum terlihat pada Arsenal musim ini. Baginya, kegagalan memenangkan laga besar merupakan indikator kuat hilangnya momentum juara bagi klub asal London Utara tersebut.
Namun, jurnalis Spanyol Guillem Balague memberikan pandangan berbeda melalui akun media sosial pribadinya. Balague menilai pencapaian Mikel Arteta dalam menjaga konsistensi Arsenal untuk bersaing di papan atas liga paling kompetitif di dunia bukanlah sebuah kegagalan.
Menurut Balague, apresiasi tetap harus diberikan kepada konsistensi Arsenal meskipun mereka nantinya gagal meraih gelar Liga Inggris atau Liga Champions. Ia menegaskan bahwa terus bersaing di level tertinggi merupakan sebuah prestasi tersendiri bagi klub.