Puspresnas Rilis Daftar Sekolah Berprestasi Rujukan SPMB 2026

Pusat Prestasi Nasional merilis daftar sekolah berprestasi di Yogyakarta dan Jawa Tengah sebagai rujukan pendaftaran SPMB yang dimulai Mei hingga Juli 2026.

Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) merilis daftar sekolah menengah atas berprestasi di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah pada Kamis, 7 Mei 2026, guna memberikan rujukan bagi orang tua dan siswa dalam rangkaian Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

Data yang dilansir dari Medcom tersebut merinci delapan sekolah unggulan yang memiliki rekam jejak prestasi akademik maupun non-akademik di laman resmi Sistem Informasi Manajemen Talenta. Pemetaan ini bertujuan membantu calon peserta didik baru dalam menentukan pilihan sekolah selain mempertimbangkan faktor jarak domisili.

Untuk wilayah Yogyakarta, sekolah yang masuk dalam daftar rujukan meliputi SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta, SMAN 3 Yogyakarta, SMAS Muhammadiyah 1 Yogyakarta, dan SMAN 1 Yogyakarta. Sementara itu, di Jawa Tengah terdapat SMA Trensains Muhammadiyah Sragen, SMA Pradita Dirgantara, SMAS Taruna Nusantara, serta SMAN 1 Kaliwungu.

Pelaksanaan SPMB 2026 sendiri diproyeksikan berlangsung antara bulan Mei hingga Juli dengan mengikuti empat jalur utama, yakni jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi. Setiap jalur memiliki ketentuan kuota dan persyaratan dokumen yang berbeda-beda sesuai jenjang pendidikan mulai dari TK hingga SMA.

Pemerintah menetapkan kuota jalur domisili paling sedikit sebesar 70 persen untuk jenjang SD, 40 persen untuk SMP, dan 30 persen untuk SMA. Jalur prestasi menyediakan kuota minimal 25 persen untuk SMP dan 30 persen untuk SMA, yang didasarkan pada nilai rapor serta sertifikat kejuaraan.

Bagi calon siswa yang memilih jalur prestasi, Puspresnas menekankan pentingnya melampirkan rapor beserta surat keterangan peringkat nilai dan dokumen penetapan kepengurusan organisasi kesiswaan seperti OSIS atau Pramuka. Seluruh proses seleksi ini mengacu pada standar pengelolaan pendidikan yang transparan dan akuntabel.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah saat ini sedang dalam tahap sosialisasi petunjuk teknis kepada masyarakat sebelum pendaftaran resmi dibuka secara luas. Langkah ini mencakup kerja sama antar pemerintah daerah di wilayah perbatasan untuk menjamin pemenuhan daya tampung sekolah di setiap zona.

Recommended