Semen Padang dijadwalkan menjamu Madura United dalam pertandingan krusial di Stadion Haji Agus Salim, Padang, pada Rabu, 29 April 2026, guna memperjuangkan poin demi lolos dari zona degradasi. Sebagaimana dilansir dari Bola, tim tuan rumah dipastikan tampil pincang akibat banyaknya pemain pilar yang absen.
Kekuatan lini pertahanan Kabau Sirah berkurang signifikan karena bek asing Angelo Meneses dilarang bermain akibat akumulasi kartu kuning. Selain itu, daftar panjang pemain cedera diisi oleh Alhasan Wakasso dan Kazaki Nakagawa yang dipastikan menepi karena masalah fisik.
Kondisi kebugaran sejumlah pemain lain seperti Irsyad Maulana, Samuel Simanjuntak, dan Agung Wahyu juga belum pulih total sehingga masih menjalani latihan terpisah. Meski situasi sulit, pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury, tetap menuntut kesiapan seluruh pemain cadangan untuk memberikan performa maksimal.
"Siap tak siap, siapapun harus bermain. Karena ini partai final bagi Semen Padang," kata Imran Nahumarury, pelatih Semen Padang. Ia menegaskan bahwa pertandingan melawan Madura United merupakan kunci utama untuk bertahan di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia.
Mantan pelatih Malut United tersebut telah melakukan pendekatan personal untuk memotivasi anak asuhnya agar tampil dengan semangat juang tinggi di lapangan. Imran mengalkulasi bahwa Semen Padang setidaknya harus memenangkan lima pertandingan tersisa untuk mengamankan posisi mereka musim depan.
Evaluasi teknis juga dilakukan tim pelatih menyusul lemahnya penyelesaian akhir dalam beberapa laga terakhir meskipun secara permainan tim dinilai tidak buruk. Fokus latihan dalam beberapa hari terakhir diarahkan pada perbaikan akurasi tendangan di lini depan sekaligus penguatan koordinasi lini belakang.
Tim pelatih menekankan pentingnya tanggung jawab kolektif di setiap lini agar tidak hanya bergantung pada penyerang untuk mencetak gol. Skuad Semen Padang kini berupaya mengulang kesuksesan musim lalu yang berhasil lolos dari ancaman degradasi melalui kemenangan di laga-laga penentu.