Semen Padang Terancam Degradasi Usai Tumbang dari Persijap Jepara

Kekalahan 0-2 dari Persijap Jepara membuat posisi Semen Padang di peringkat 17 klasemen BRI Super League semakin kritis dengan sisa enam pertandingan.

Semen Padang terancam turun kasta ke divisi dua setelah menelan kekalahan 0-2 dari Persijap Jepara dalam lanjutan pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, pada Senin (20/4/2026) sore WIB.

Hasil minor tersebut membuat klub berjuluk Kabau Sirah tertahan di posisi ke-17 klasemen sementara dengan raihan 20 poin. Dilansir dari Bola, selisih poin Semen Padang kini terpaut enam angka dari Madura United yang menempati batas aman zona degradasi.

Dua gol kemenangan tim tamu dicetak oleh Rendi Saepul pada menit ke-37 dan Carlos Franca di menit ke-44. Sepanjang pertandingan, tuan rumah dinilai kesulitan membangun serangan yang efektif hingga gagal mencetak gol penyeimbang.

Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury, menyatakan kegagalannya dalam menciptakan peluang menjadi penyebab utama kekalahan timnya di hadapan pendukung sendiri. Ia mengakui beban berat yang dihadapi tim saat ini untuk lolos dari ancaman degradasi.

"Apa yang kami inginkan tidak tercapai. Kecewa itu pasti. Saya tahu betapa luar biasa kekecewaan para suporter. Para pemain juga kecewa. Apa yang kami dapat tidak sesuai yang diharapkan," kata Imran Nahumarury, Pelatih Semen Padang.

Imran menegaskan kesiapannya untuk bertanggung jawab penuh atas hasil buruk ini dan enggan menyalahkan para pemain. Ia menyebut tantangan menyelamatkan tim di penghujung musim kompetisi merupakan risiko profesional yang sudah diperhitungkan.

Meskipun situasi semakin sulit, manajemen tim teknis tetap mengapresiasi kerja keras pemain di lapangan. Fokus tim kini beralih pada sisa enam pertandingan terakhir untuk memburu poin maksimal demi bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Recommended